Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Libatkan Aparat Desa Awasi TKA di KIPI Tanah Kuning - Mangkupadi, Ini Alasannya...

Doni RT • Selasa, 22 Oktober 2024 | 17:36 WIB
Istimewa DILIBATKAN: Aparat desa dianggap paling memahami situasi kehidupan masyarakat lokal, sehingga bisa memastikan bahwa kebiasaan dan norma masyarakat tidak berbenturan dengan kebiasaan
Istimewa DILIBATKAN: Aparat desa dianggap paling memahami situasi kehidupan masyarakat lokal, sehingga bisa memastikan bahwa kebiasaan dan norma masyarakat tidak berbenturan dengan kebiasaan

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara, terus berbenah dalam pembangunan infrastruktur guna mempercepat perkembangan wilayah, termasuk di Kabupaten Bulungan. Selain infrastruktur jalan, pemerintah juga membuka peluang investasi di sektor pertanian, industri, dan migas.

Di sektor industri, pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Kabupaten Bulungan tengah mengembangkan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) yang berlokasi di Kecamatan Tanjung Palas Timur. Proyek strategis nasional ini diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi regional dengan menyerap tenaga kerja lokal dan asing (TKA).

Namun, keberadaan tenaga kerja asing di proyek tersebut membutuhkan pengawasan yang ketat, terutama di Desa Mangkupadi yang menjadi tempat tinggal sebagian dari mereka. Dengan keterbatasan personel di instansi terkait, seperti Imigrasi dan Dinas Tenaga Kerja, pengawasan terhadap keberadaan orang asing di desa ini sangat penting untuk menghindari potensi masalah.

Kepala Desa Mangkupadi, Muhammad Halid, mengatakan peran kades sangat krusial dalam membantu pengawasan ini.

“Aparat desa paling memahami situasi kehidupan masyarakat lokal, sehingga bisa memastikan bahwa kebiasaan dan norma masyarakat tidak berbenturan dengan kebiasaan para pekerja asing,” ujarnya. Pengawasan ini dinilai penting untuk mencegah potensi konflik sosial antara warga lokal dan tenaga kerja asing.

Ke depan, kata Muhammad Halid berencana memberikan imbauan kepada perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam proyek KIPI untuk melaporkan data tenaga kerja asing yang bekerja di sana. Langkah ini akan memudahkan desa dalam melakukan pengawasan dan pengendalian.

Selain itu, perangkat desa, khususnya ketua RT, akan lebih aktif dalam mendata penginapan atau rumah kontrakan yang dihuni oleh TKA, guna memastikan setiap orang asing yang tinggal di Desa Mangkupadi terpantau dengan baik.

Dengan pengawasan yang optimal, diharapkan kehidupan sosial antara tenaga kerja asing dan masyarakat lokal bisa berjalan harmonis tanpa ada konflik yang mengganggu jalannya proyek strategis ini. (dni/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #Tanah Kuning #bulungan