Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

DPRD Bulungan Beri Catatan Raperda APBD 2025

Fijai RT • Senin, 21 Oktober 2024 | 14:53 WIB
DOKUMEN: Anggota DPRD Bulungan saat menyerahkan dokumen pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2025.
DOKUMEN: Anggota DPRD Bulungan saat menyerahkan dokumen pandangan umum fraksi DPRD terhadap Raperda APBD 2025.

TANJUNG SELOR - Sejumlah catatan disampaikan fraksi DPRD Bulungan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Nota Keuangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025. Hal tersebut disampaikan dalam sidang paripurna DPRD, Senin (21/10).

Ketua DPRD Bulungan, Riyanto mengungkapkan bahwa ada beberapa catatan yang disampaikan dalam pandangan umum fraksi terkait pembangunan yang dilakukan oleh Pemda Bulungan. Salah satunya peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan penghubung antar desa dan kecamatan.

"Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang memadai sangatlah penting untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah," kata Riyanto kepada Radar Kaltara, Senin (21/10).

Dalam kegiatan pembangunan, pemerintah harus memastikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang dilakukan memberikan manfaat jangka panjang dan meningkatkan keberlanjutan wilayah tersebut.

"Jadi, pemerintah harus memastikan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan mempertimbangkan aspek jangka panjang dan keberlangsungan wilayah," ungkapnya.

Selain itu, pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat juga menjadi sorotan. Begitupun dengan lampu penerangan jalan umum (PJU) dan pemenuhan air bersih.

"Catatan fraksi ini merupakan kebutuhan dan harapan masyarakat," ungkapnya.

Karena itu, DPRD Bulungan mendorong Pemda Bulungan untuk menindaklanjuti beberapa catatan tersebut, seiring meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bulungan.

"Untuk infrastruktur jalan dan jembatan kita dorong untuk ditingkatkan," bebernya.

Begitupun dengan kebutuhan dasar lainnya. Dalam hal ini, legislatif mendorong Pemda Bulungan memaksimalkan layananan kesehatan dengan mengoptimalkan puskesmas pembantu (pustu).

"Jadi, pelayanan kesehatan tidak harus ke RSD," bebernya.

Apalagi, akses untuk ke RSD cukup jauh. Sehingga, keberadaan pustu sangat membatu dalam optimalisasi layanan kesehatan bagi masyarakat.

"Akses ke RSD di beberapa wilayah masih cukup jauh," ungkapnya.

Oleh karena itu, keberadaan pustu sangat membantu dalam memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat. Ia menekankan perlunya Pemda Bulungan untuk fokus pada pengembangan dan penguatan pustu sebagai alternatif pusat kesehatan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih mudah dan cepat dalam mendapatkan layanan kesehatan ketika membutuhkan.

"DPRD Bulungan dan Pemda Bulungan Kan terus berkolaborasi dalam mengoptimalkan pemanfaatan pustu dan memperbaiki kualitas layanan kesehatan. Dengan demikian, hak masyarakat atas layanan kesehatan yang maksimal dapat terpenuhi dengan baik," pungkasnya. (jai/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #APBD 2025 #bulungan #dprd bulungan