TANJUNG SELOR - Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di ibu kota Kalimantan Utara, Tanjung Selor, kembali merenggut nyawa.
Korban, yang berinisial GA, mengalami luka parah pada bagian kaki dan luka robek di wajah dan akhirnya meninggal dunia.
Kapolresta Bulungan, AKBP Rofikoh Yunianto, S.I.K, melalui PS. Kasi Humas Polresta Bulungan, Ipda Magdalena Lawai, S.Sos, menjelaskan bahwa kecelakaan tunggal ini terjadi karena pengendara kehilangan kendali (Out of Control/OC).
Insiden ini terjadi pada Minggu, 6 Oktober 2024, sekitar pukul 08.49 WITA di Jalan Kolonel Soetadji, Kecamatan Tanjung Selor.
Kendaraan yang terlibat adalah motor Yamaha Mio M3 warna hitam dengan nomor polisi KU 5539 AG.
GA mengendarai motor tersebut sambil berboncengan dengan rekannya yang berinisial SK, yang mengalami luka lecet dan lebam di wajah.
Baca Juga: Sehatnya Demokrasi, Ada Peran Media !, Ini Alasannya . . .
Kronologi kejadian bermula ketika GA, yang mengenakan helm, mengendarai sepeda motor tersebut bersama SK, yang tidak menggunakan helm.
Mereka melaju dari arah Lapangan Agathis menuju Masjid Agung. Namun, di Jalan Kolonel Soetadji, GA kehilangan kendali dan menabrak median jalan. Akibatnya, GA mengalami luka fatal, sedangkan SK menderita luka-luka namun selamat.
Pasca kecelakaan, pihak Polresta Bulungan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memeriksa pengendara yang terlibat kecelakaan di RSUD Tanjung Selor.
Petugas juga melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan mengurus permintaan visum luka dan mayat.
Hingga saat ini, SK masih dirawat di RSUD Tanjung Selor, sementara jenazah GA telah dibawa ke rumah duka.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (dni/har)
Editor : Azwar Halim