Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tak Direspons Pemerintah, Nelayan Gelar Aksi Demonstrasi di Muara Sungai Buaya, Desa Bunyu Barat

Radar Tarakan • Kamis, 19 September 2024 | 10:00 WIB

 

DEMONSTRASI: Puluhan nelayan menggelar aksi demonstrasi di Muara Sungai Buaya, Desa Bunyu Barat, Kecamatan Bunyu, Bulungan, Rabu (18/9).
DEMONSTRASI: Puluhan nelayan menggelar aksi demonstrasi di Muara Sungai Buaya, Desa Bunyu Barat, Kecamatan Bunyu, Bulungan, Rabu (18/9).

TANJUNG SELOR - Puluhan nelayan menggelar aksi demonstrasi di Muara Sungai Buaya, Desa Bunyu Barat, Kecamatan Bunyu, Bulungan, Rabu (18/9). Aksi itu dilakukan untuk menyuarakan tuntutan terkait pendangkalan Muara Sungai Buaya.

Salah satu nelayan, Hariyono menyatakan bahwa pendangkalan di Muara Sungai Buaya telah terjadi sejak lama.

Meskipun demikian, pemerintah hingga saat ini belum memberikan solusi terkait permasalahan tersebut.

"Kami berharap agar pemerintah segera menindaklanjuti permasalahan tersebut. Kami meminta agar pemerintah memerhatikan kesejahteraan nelayan," kata Hariyono kepada Radar Kaltara, Rabu (18/9).

Sebenarnya, permasalahan pendangkalan ini sudah pernah dilaporkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada solusi yang diberikan oleh pemerintah. Oleh karena itu, nelayan menggelar aksi demonstrasi untuk menyampaikan keluhan mereka terkait hal ini.

"Sekarang ini nelayan sudah kesulitan untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan, karena Muara Sungai Buaya mengalami pendangkalan," ungkapnya.

Oleh karena itu, para nelayan berharap pemerintah dapat segera melakukan pengerukan di daerah tersebut. Dengan demikian, para nelayan tidak lagi kesulitan dalam melakukan aktivitas penangkapan ikan maupun udang.

"Ketika air laut sedang surut, para nelayan tidak dapat melakukan aktivitas penangkapan ikan dan udang. Di sisi lain, saat air laut sedang pasang, para nelayan harus menunggu 3-5 jam sebelum dapat menjalankan aktivitas. Hal ini sangat mempengaruhi produktivitas nelayan," jelasnya.

 Baca Juga: Bupati Ingatkan Jangan Ragu dan Apatis

Hal senada disampaikan, Arifin. Ia berharap pemerintah bisa segera menindalanjuti permasalahan tersebut.

Sehingga, nelayan tidak kesulitan melakukan aktivitas penangkan ikan dan udang. "Saya berharap Muara Sungai Buaya ini bisa segera dikeruk," ujarnya.

Karena kondisi yang terjadi saat ini mempersulit nelayan melakukan aktivitas penangkan ikan dan udang. "Lihat kondisi sekarang ini, kering kerena terjadi pendangkalan," bebernya.

 Baca Juga: Tegaskan Tak Ada Aktivitas Tanpa SOP, PKN Catat 20.122.982 Jam Kerja Zero Accident

Oleh karena itu, nelayan berharap masalah ini bisa segera ditindaklanjuti oleh pemerintah, karena kondisi saat ini sangat menghambat kegiatan mereka.

"Mohon perhatian pemerintah terhadap masyarakat kecil. Kami, para nelayan, kesulitan keluar masuk akibat pendangkalan," pungkasnya. (jai/har) 

Editor : Azwar Halim
#aksi demonstrasi #nelayan #tanjung selor #bulungan #kkp