Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Soft Tenis Ganda Campuran Kaltara Bawa Pulang Medali Perunggu

Radar Tarakan • Minggu, 15 September 2024 | 17:44 WIB
PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA  BERPRESTASI : Pasangan ganda campuran soft tenis Kaltara saat menjalani bertandingan di lapangan Jasdam TNI, Banda Aceh, Minggu (15/9).
PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA BERPRESTASI : Pasangan ganda campuran soft tenis Kaltara saat menjalani bertandingan di lapangan Jasdam TNI, Banda Aceh, Minggu (15/9).

BANDA ACEH - Kontingen Kaltara kembali memperoleh tambahan medali perunggu dari cabang olahraga (cabor) soft tennis di PON XXI Aceh-Sumut.

Kali ini, dua medali dibawakan oleh pasangan ganda campuran soft tenis Kaltara, Fadilah Khoerul Anam dan Nuurul Hudaa Wasiilah.

Manajer Soft Tennis Kaltara, Fajar Derwanto menyebut bahwa pasangan ganda campuran, meraih medali perunggu setelah gagal masuk babak final, saat menghadapi lawannya Febyaro Ribby Santara dan Anis Ananta dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan skor 5-0.


"Pasangan ganda campuran soft tenis, Fadilah Khoerul Anam dan Nuurul Hudaa Wasiilah sudah berusaha maksimal," kata Fajar kepada Radar Kaltara, Minggu (15/9).

Sebelumnya, pasangan ganda campuran soft tenis Kaltara, Fadilah Khoerul Anam dan Nuurul Hudaa Wasiilah belum pernah menghadapi pasangan ganda campuran Febyaro Ribby Santara serta Anis Ananta.


"Di babak kualifikasi (BK) PON mereka tidak satu tim," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Soft Tennis Indonesia (PESTI) Kaltara, Wiyono Adie menyambut baik hasil yang dicapai pasangan ganda campuran soft tenis Kaltara, Fadilah Khoerul Anam dan Nuurul Hudaa Wasiilah di PON XXI, karena hasilnya sudah melampaui ekspektasi.

"Saya sangat bangga pada atlet yang telah menunjukkan performa terbaiknya di lapangan," ungkapnya.

Menurutnya, sejak awal ia mengaku sudah mengukur kemampuan atlet soft tenis Kaltara, sebagai provinsi baru yang harus bersaing dengan lawan yang sudah memiliki pengalaman yang jauh lebih banyak.


"Kami tidak memberikan target medali, tetapi prestasi yang dicapai oleh mereka justru melebihi ekspektasi," bebernya.

Meski demikian, ia menilai perlu adanya evaluasi yang harus dilakukan untuk menyiapkan diri menghadapi PON selanjutnya. Langkah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas para atlet untuk mencapai target.


"Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh pada seluruh cabang olahraga, karena ada cabor yang mempunyai target tetapi pada kenyataannya tidak dapat mencapainya," pungkasnya. (jai)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #PON XXI 2024