TANJUNG SELOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan gencar menggelar bakti sosial (baksos) dalam bentuk khitanan atau sunatan massal. Bahkan, sunatan massal ini direncanakan akan digelar rutin setiap tahun melalui seluruh UPT Puskesmas yang ada di Kabupaten Bulungan.
"Insya Allah tahun 2025 kita programkan acara sunatan massal serentak, ketika sudah masuk kalender liburan sekolah kita sosialisasikan," ujar Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si saat menghadiri acara sunatan massal di UPT Puskesmas Tanjung Palas Utara pada akhir pekan kemarin.
Dalam hal ini, Bupati meminta 12 UPT Puskesmas se-Kabupaten Bulungan untuk serentak melakukan bakti sosial sunatan masal yang jadwalnya disesuaikan dengan kelender liburan sekolah.
Sejak memasuki libur sekolah pada Juni lalu hingga saat ini sudah ratusan anak yang dikhitan, termasuk di rumah pribadi Bupati Bulungan juga pernah dilaksanakan beberapa waktu lalu.
"Belum lama ini kita menggelar sunatan massal di Gereja Toraja Tanjung Selor sebanyak 70 anak, dari masyarakat Tanjung Selor dan sekitarnya. Nah, di Tanjung Palas Utara ini sekitar 68 anak," sebutnya.
Berkhitan bukan hanya dipandang dari segi agama, tapi lebih kepada faktor kesehatan anak-anak. Bahkan, dalam beberapa kegiatan khitanan masal, peserta yang mengikuti bukan saja anak yang beragama islam, tapi banyak juga dari agama lain.
"Kegiatan bakti sosial seperti ini menjadi komitmen Pemkab Bulungan untuk membantu masyarakat. Karena tidak semua orang tua mampu mengkhitankan anaknya, karena biaya yang dikeluarkan tidak sedikit," tuturnya.
Bupati berpesan agar kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai upaya membantu masyarakat dan bentuk kehadiran pemerintah dalam melayani kebutuhan kesehatan.
"Kegiatan seperti ini dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ke depan kita agendakan setiap tahun dapat dilaksanakan oleh setiap UPT Puskesmas saat memasuki libur sekolah," pungkasnya. (iwk)
Editor : Azwar Halim