0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

2025, Pemkab Bulungan Tancap Gas Menyelesaikan Pembangunan Hutan Kota Bunda Hayati, Tanjung Selor

Radar Tarakan • Kamis, 13 Juni 2024 | 10:21 WIB

 

PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA PENGEMBANGAN: Tampak kawasan embung yang telah dibangun di kawasan Hutan Kota Bunda Hayati.
PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA PENGEMBANGAN: Tampak kawasan embung yang telah dibangun di kawasan Hutan Kota Bunda Hayati.

TANJUNG SELOR - Pemkab Bulungan terus tancap gas dalam menyelesaikan pembangunan Hutan Kota Bunda Hayati, Tanjung Selor. Penyelesaian ditargetkan fungsional pada 2025 mendatang.

Bupati Bulungan, Syarwani mengaku telah melakukan pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) sesuai masterplan. Dipastikan, tidak akan ada yang berubah.

"Pengunjung yang menggunakan sarpras kita pastikan bebas dari kendaraan," kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Rabu (12/6).

Saat ini, sambung Syarwani, proses pembangunan masih tetap berprogres. Selain itu, Pemda Bulungan juga fokus untuk melakukan pengembangan tanaman endemik.

"Sekarang ini sudah ada 20 jenis tanaman endemik yang ditanam di kawasan ini (Hutan Kota Bunda Hayati)," ungkapnya.

Kedepan, jenis tanaman endemik akan terus bertambah sering proses pengembangan Hutan Kota Bunda Hayati. Dalam hal ini, Pemda Bulungan akan terus berkoordinasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (Brin).

"Kita berharap tanaman yang ditanam bisa memenuhi standar kebun raya," bebernya.

Ditargetkan, Hutan Kota Bunda Hayati akan fungsional pada 2025 mendatang. Namun, hal yang terpenting saat ini terkait tata kelola.

"Sekarang ini tidak bisa kita kelola secara manual. Harus dikelola oleh orang yang profesional," ujarnya.

Jika ditinjau dari segi ekonomi, Hutan Kota Bunda Hayati juga menjadi objek wisata yang menarik di Bulungan. Wisatawan yang datang ke Tanjung Selor bisa mampir ke tempat ini untuk menikmati pemandangan yang menarik dan edukatif. Selain itu, pengembangan Hutan Kota Bunda Hayati juga diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar dan menjadi sumber pendapatan bagi mereka.

"Secara keseluruhan, pembangunan Hutan Kota Bunda Hayati menjadi fokus Pemkab Bulungan dalam menjaga keberlangsungan kawasan hutan yang memiliki ekosistem," bebernya.

Di samping itu, perkembangan tanaman endemik yang ditanam di kawasan hutan juga menjadi perhatian khusus dari Pemda Bulungan. Pemkab Bulungan juga menegaskan pentingnya tata kelola dalam pengelolaan Hutan Kota Bunda Hayati, dimana tim yang profesional harus dilibatkan agar pantauan kondisi hutan dan evaluasinya berjalan dengan baik.

"Dengannya, pertumbuhan ekonomi wisata, pendapatan petani dan perlindungan lingkungan akan dapat tercapai secara serentak dan konsisten. ditargetkan akan muncul suatu kawasan yang fungsional dan lestari pada tahun 2025," pungkasnya. (jai/har)

 

Editor : Azwar Halim
#kaltara #bulungan