Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

DBH Perkebunan Sawit Rp 14 M Difokuskan untuk Perbaikan Jalan Desa Kelubir-Desa Ruhui Rahayu

Radar Tarakan • Kamis, 30 Mei 2024 | 10:25 WIB
PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA PERBAIKAN JALAN: Alokasi DBH kelapa sawit sebesar Rp 14 miliar untuk perbaikan jalan Desa Kelubir-Desa Ruhui Rahayu.
PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA PERBAIKAN JALAN: Alokasi DBH kelapa sawit sebesar Rp 14 miliar untuk perbaikan jalan Desa Kelubir-Desa Ruhui Rahayu.

TANJUNG SELOR - Perbaikan infrastruktur jalan penghubung antar Desa Kelubir dan Desa Ruhui Rahayu menjadi fokus utama  alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) perkebunan kelapa sawit.

DBH perkebunan kelapa sawit yang dialokasikan sebesar Rp 14 miliar akan diperuntukkan guna mengatasi kerusakan jalan dan meningkatkan konektivitas masyarakat di daerah tersebut.

Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, alokasi DBH perkebunan kelapa sawit akan diperuntukan untuk perbaikan infrastruktur jalan penghubung antar Desa Kelubir menuju Desa Ruhui Rahayu.

"Jalan ini sangat penting. Selain menghubungkan dua desa. Jalan ini juga menjadi akses kegiatan pertanian warga," kata Syarwani kepada Radar Kaltara.

Dengan alokasi sebesar Rp 14 miliar, diakuinya belum menyelesaikan perbaikam ruas jalan sepanjang kurang lebih 6 kilometer (km). "Tetapi, tahun depan, kita akan kembali menuntaskan akses jalan tersebut," ungkapnya.

Sehingga, akses jalan itu bisa dinikmati oleh masyarakat. Dijelaskan, DBH perkebunan kelapa sawit ini kebijakan pemerintah pusat bagi daerah penghasil kelapa sawit.

"Syarat untuk mendapatkan alokasi anggaran DBH perkebunan kelapa sawit ini harus menjadi daerah penghasil kelapa sawit," bebernya.

Di Bulungan, sambung Syarwani, memiliki beberapa perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit. Karena itu, Pemda Bulungan mendapatkan anggaran tersebut.

"Jadi, untuk mendapatkan alokasi anggaran dari DBH perkebunan kelapa sawit ini, suatu daerah harus menjadi penghasil kelapa sawit," jelasnya.

Menurutnya, sektor perkebunan kelapa sawit menjadi sektor unggulan dalam menghasilkan devisa bagi daerah. Oleh karena itu, pemanfaatan DBH perkebunan kelapa sawit dengan cara memperbaiki infrastruktur jalan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan perekonomian.

"Untuk memastikan efektivitas penggunaan alokasi DBH perkebunan kelapa sawit, Pemda Bulungan akan melaksanakan pengawasan yang ketat terhadap proses penggunaan dana tersebut," bebernya.

Diharapkan Pemda Bulungan dapat merencanakan dan melaksanakan program kerja dengan baik agar mobilitas dan ekonomi masyarakat dapat meningkat dengan cepat.

"Alokasi DBH perkebunan kelapa sawit yang diberikan kepada Pemda Bulungan menjadi peluang untuk memperbaiki kondisi infrastruktur jalan di wilayah yang cukup strategis," ujarnya.

Melalui perbaikan jalan, mobilitas masyarakat di daerah dapat meningkat, sektor perkebunan kelapa sawit dapat berkembang lebih pesat dan pengembangan usaha dalam sektor lain dapat lebih dimudahkan.

"Jadi, penting bagi Pemda Bulungan untuk melaksanakan program kerja dengan baik sehingga alokasi DBH perkebunan kelapa sawit dapat termanfaatkan secara efektif dan dapat mendukung pengembangan wilayah daerah Bulungan ke arah yang lebih baik dan maju," pungkasnya. (jai/har)

 

Editor : Azwar Halim
#kaltara #sawit #bulungan