Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Stok BBM dan LPG Bertambah

Radar Tarakan • Kamis, 28 Maret 2024 | 08:31 WIB
PENINJAUAN LAPANGAN: Stok BBM, LPG dan Avtur dijamin aman oleh Pertamina.
PENINJAUAN LAPANGAN: Stok BBM, LPG dan Avtur dijamin aman oleh Pertamina.

TANJUNG SELOR - PT Pertamina Patra Niaga di Kalimantan Utara memastikan bahwa pasokan bahan bakar (BBM), LPG, dan Avtur aman di Terminal BBM seperti Fuel Terminal Tarakan, Integrated Terminal (IT), Aviation Fuel Terminal (AFT), SPBU, dan pangkalan LPG. Hal ini dilakukan melalui optimalisasi distribusi dan pengamatan ketersediaan stok selama  Ramadan.

 Area Manager Communication, Relations, dan CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra mengatakan, BBM yang dibutuhkan di Kaltara dipasok dari Fuel Terminal Tarakan dan DPPU Juwata. Salah satu unit operasinya bertugas memasok BBM termasuk Avtur.

BBM disalurkan ke 49 unit SPBU dan 32 unit Pertashop. Sementara itu, LPG disuplai langsung melalui SPBE LPG 3 Kg PT Kayan Central Pratama yang didistribusikan langsung ke lebih dari 304 pangkalan LPG di dua kabupaten/kota  di Kaltara.

"Stok BBM, LPG dan Avtur di wilayah Kalimantan Utara sekarang dalam keadaan aman," kata Arya.

Di Fuel Terminal Tarakan, sambung Arya, memiliki ketahanan stok antar 10 hingga 12 hari akumulatif dan Avtur di DPPU Juwata memiliki ketahanan hingga 23 hari akumulatif. Ketahanan stok ini akan terus bertambah dengan suplai dari kilang Pertamina di Balikpapan dan STS Kota Baru.

"Rata-rata normal penyaluran harian produk BBM di Kalimantan Utara, hingga 24 Maret 2024, untuk Pertalite adalah sebanyak 341 Kiloliter (KL) per hari, Pertamax sebanyak 17 KL per hari, dan Biosolar sebanyak 131 KL per hari," ungkapnya.

 Kemudian, untuk LPG subsidi atau PSO penyaluran harian sebanyak 36 metrik ton (MT) per hari dan LPG non subsidi sebanyak 8 MT per hari.Pertamina juga telah mengaktifkan posko Satgas Ramadhan dan Idulfitri (RAFI) serta menambahkan beberapa titik SPBU  di jalur-jalur wisata atau jalur mudik menjelang Hari Raya Idulfitri.

"Posko satgas dimulai pada 25 Maret 2024 dan berakhir pada 21 April 2024. Posko ini memantau stok dan distribusi energi berupa BBM, LPG, dan Avtur selama Hari Raya Ramadan dan Idul Fitri," bebernya.

 Dalam hal ini, Pertamina akan memastikan informasi kepada masyarakat atau konsumen berjalan optimal. Menurutnya, Pertamina berkomitmen memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat terpenuhi selama Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri.

"Kami akan terus memastikan ketersediaan energi memenuhi kebutuhan konsumen," pungkasnya. (jai/har)

 

Editor : Azwar Halim
#kaltara #tanjung selor