TANJUNG SELOR - Kementerian Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menargetkan realisasi investasi 2024 sebesar Rp 1.650 triliun. Di Kaltara, target investasi ditetapkan sebesar Rp 35,33 triliun.
Penatakelola Penanaman Modal Ahli Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Rahman mengungkapkan bahwa target investasi di Kaltara pada tahun ini mencapai Rp 35,33 triliun, meningkat dari jumlah tahun lalu, yaitu sebesar Rp 29,98 triliun.
"Tahun lalu, realisasi investasi mencapai 90 persen," kata Rahman kepada Radar Kaltara, Kamis (22/2).
Baca Juga: Ratusan Pelajar Dites Urine, Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Karena itu, DPMTSP Kaltara optimistis bahwa target investasi pada tahun ini akan mencapai 100 persen. Kenaikan target tersebut terjadi karena adanya kenaikan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) senilai Rp 1,650 triliun.
"Optimis saja, mungkin akan mendekati 100 persen," ungkapnya.
Secara umum, Kaltara merupakan daerah potensial untuk investasi karena memiliki beberapa faktor yang mendukung. Faktor utama yang menjadikan Bumi Benuanta sebagai daerah potensial untuk investasi adalah sumber daya alam yang melimpah. Di Kaltara terdapat tambang batu bara, gas alam dan mineral lainnya yang memiliki nilai tambah yang besar.
"Selain itu, Kaltara juga memiliki posisi strategis yang menjadikan daerah ini sebagai jalur perdagangan," bebernya.
Dalam mencapai target investasi yang lebih tinggi, DPMTSP Kaltara akan melakukan beberapa strategi agar mampu memenuhi target investasi tersebut. Salah satu strategi yang dilakukan adalah dengan menarik minat investor.
"Kami berkomitmen untuk memberikan kemudahan kepada investor," ujarnya.
Baca Juga: Rekapitulasi Sisa Satu Kecamatan
Secara umum, target investasi yang ditingkatkan di Kaltara menjadi hal yang penting untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi di daerah. DPMTSP Kaltara memberikan segala kemudahan dan upaya untuk menarik investor dan mencapai target investasi yang ditetapkan.
"Kaltara yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan dapat memenuhi target investasi yang telah dicanangkan," ungkapnya.
Selain itu, DPMTSP Kaltara juga akan terus memperkuat koordinasi antar pihak untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang telah dimiliki daerah ini. Proses koordinasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap kegiatan investasi yang dilakukan oleh pihak lain tidak merugikan masyarakat dan lingkungannya.
"Kami akan terus memainkan peran pentingnya dalam memastikan bahwa operasi kegiatan investasi memperhatikan regulasi dan keselamatan lingkungan," bebernya.
Untuk itu, DPMTSP Kaltara mendorong para investor untuk melakukan investasi berwawasan lingkungan yang dapat memperkuat keberlanjutan ekonomi yang ada di Kaltara.
"Investasi berwawasan lingkungan ini ditekankan untuk memfasilitasi pengembangan sektor-sektor yang berpotensi untuk mendukung kemajuan ekonomi, namun tetap memperhatikan faktor lingkungan dan sosial dalam setiap implementasinya," pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim