Kepala KPPN Tanjung Selor, Juanda mengatakan, KPPN Tanjung Selor sebagai kuasa bendahara umum negara (BUN) di daerah telah menyalurkan APBN selama 2022 (01 Januari sampai 31 Desember 2022) mencapai Rp 3.05 triliun atau 92,99 persen dari total pagu sebesar Rp 3,28 triliun.
"Data itu berdasarkan data Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM SPAN)," kaya Juanda kepada Radar Kaltara, Kamis (26/1).
Melihat data tersebut, realisasi telah melebih target yang ditentukan di akhir tahun 2022 sebesar 90 persen. Belanja negara melalui APBN disalurkan untuk belanja belanja pemerintah pusat (BPP) pada instansi vertikal kementerian/lembaga dan transfer ke daerah dan dana desa (TKDD).
"BPP terealisasi sebesar Rp 2,4 triliun atau 93,43 persen dari pagu sebesar Rp 2,57 triliun untuk disalurkan kepada 136 satker (satuan kerja) kantor vertikal di daerah dalam lingkup kerja KPPN Tanjung Selor," ungkapnya.
Realisasi tersebut, telah melebihi target penyerapan triwulan ke empat pada BPP sebesar 90 persen. Secara detail, BPP tersebut dicairkan kepada empat jenis belanja. Pertama, realisasi jenis belanja pegawai mencapai 99,5 persen atau Rp 526,66 miliar dari pagu sebesar Rp 529,32 miliar. Kedua, realisasi jenis belanja barang mencapai 94,43 persen atau sebesar Rp 617,67 miliar dari pagu sebesar Rp 654,12 miliar. Ketiga, realisasi jenis belanja modal sebesar 90,65 persen atau sebesar Rp 1,26 triliun dari pagu Rp 1,38 triliun. "Untuk realisasi jenis belanja bantuan sosial telah mencapai 96,57 persen atau Rp 0,17 miliar dari pagu Rp 0,18 miliar," bebernya.
Baca berita selengkapnya di Koran Radar Tarakan atau berlangganan melalui Aplikasi Radar Tarakan yang bisa di download di :
Editor : Azwar Halim