Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Usulkan Tambahan Kuota BBM ke BPH Migas

Azwar Halim • Selasa, 6 Desember 2022 | 10:41 WIB
(IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA)  KEBUTUHAN: Usulan penambahan kuota BBM untuk Kaltara pada tahun 2023 saat ini masih terus berproses.
(IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA) KEBUTUHAN: Usulan penambahan kuota BBM untuk Kaltara pada tahun 2023 saat ini masih terus berproses.
TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A Paliwang telah menyampaikan usulan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) Kaltara tahun 2023 ke Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Usulan tambahan kuota BBM secara keseluruhan yang disampaikan Gubernur Kaltara tersebut meliputi jenis BBM tertentu (JBT) solar sebanyak 58.871,58 kiloliter dan jenis BBM khusus penugasan (JBKP) sebanyak 213.750,59 kiloliter.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara, Norman mengatakan, usulan penambahan kuota BBM masih berproses. Dalam hal ini, pihaknya masih menunggu persetujuan atas usulan itu. “Kita tunggu saja hasilnya nanti seperti apa. Karena usulan sudah kita sampaikan bersama Pak Gubernur beberapa waktu lalu,” ujar Norman kepada Radar Kaltara saat dikonfirmasi, Senin (5/12).

Norman menyebutkan bahwa usulan penambahan kuota BBM untuk Kaltara ini disambut baik oleh BPH Migas. Hanya saja, untuk skala nasional, ketersediaan BBM tahun 2023 ini tercatat mengalami penurunan. “Tapi mereka tetap berusaha untuk mengakomodir usulan kita ini,” tuturnya.

Artinya, dengan melihat kondisi yang ada di daerah saat ini, pihaknya akan tetap terus berjuang agar usulan dari provinsi ke-34 ini dapat terakomodir. Meskipun di tengah kondisi penurunan ketersediaan BBM secara nasional. “Ini se-Indonesia. Yah, syukur-syukur kalau usulan kita untuk penambahan ini bisa dipenuhi sesuai dengan apa yang kita sampaikan,” tuturnya.

Lanjut Norman, sementara ini pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari usulan Kaltara itu dengan terus melakukan komunikasi secara intens ke pusat. “Kalau kita lihat kondisi saat ini, kemungkinan di awal tahun 2023 baru kita dapat informasi mengenai apakah disetujui atau tidak usulan penambahan kuota BBM tersebut. Kalau kita tentu harapannya disetujui,” sebutnya.

Sebelumnya, Gubernur Kaltara menyampaikan usulan penambahan kuota BBM ini disampaikan mengingat cukup tingginya kebutuhan masyarakat terhadap BBM ini. “Kaltara sangat kurang kuota BBM, makanya ini kami sampaikan supaya nantinya bisa dapat kuota lebih besar, khususnya di tahun 2023,” kata Gubernur.

Mantan Wakapolda Kaltara ini juga menyampaikan beberapa faktor yang menjadi dasar usulan peningkatan kuota BBM ini, di antaranya variabel transportasi darat maupun laut. Karena di Kaltara ini jangkauan yang menghubungkan setiap daerah didominasi jalur darat dan laut.

“Selain itu, pertumbuhan jumlah penduduk serta kebutuhan di bidang pertanian dan perikanan juga menjadi faktor lain sehingga dibutuhkannya peningkatan atau penambahan kuota BBM di Kaltara ini,” sebutnya. (iwk/eza) Editor : Azwar Halim
#bbm #tanjungselor #kaltara