Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kasat Reskrim Polres Bulungan Iptu Mhd Khomaini saat dikonfirmasi peristiwa tersebut membenarkannya. "Iya, kejadiannya diketahui pada pagi harinya. Anak tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa," ungkap Kasat Reskrim kepada Radar Kaltara saat dihubungi melalui sambungan telepon pribadinya.
Bahkan, lanjut Kasat Reskrim, yang pertama kali menemukan anak di bawah umur itu yakni orang tuanya. Saksi melihat korban tergantung tali nilon warna biru ukuran 5 mm. Tepatnya, pada pukul 08.30 WITA, orangtua korban datang ke rumah tempat anaknya yang diduga gantung diri untuk bekerja di bengkel.
Kemudian setelah saksi selesai memperbaiki motor, saksi berniat untuk menghidupkan mobil di garasi samping rumah. "Saat akan menyalakan mobil saksi melihat korban dalam keadaan sudah tergantung dan sudah tidak bernyawa di tangga garasi. Saksi kaget dan panik dan langsung melaporkan ke Polres Bulungan," jelasnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Pihak kepolisian segera ke lokasi untuk segera mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP. Olah TKP dilakukan pada pukul 10.15. "Modus operandi dan motif korban saat ini masih dalam proses penyelidikan. Barang bukti (BB) yang ditemukan tas merek Haoshuai warna hitam dan tali nilon warna biru ukuran 5 mm sudah diamankan," sebutnya.
Korban saat itu dibawa ke RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor untuk dilakukan visum. Hasilnya tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan pada korban. "Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada korban. Untuk selanjutnya, penyerahan jenazah ke keluarga," jelasnya. (dni/ash) Editor : Muhammad Erwinsyah