Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Menyoal Kebersihan Pantai, Legislatif Nilai Wajib Jadi Atensi Bersama

Sopian Hadi • Selasa, 31 Mei 2022 | 18:16 WIB
KEBERSIHAN JADI ATENSI : Legislatif menilai kebersihan Objek Wisata Pantai Tanah Kuning di Kecamatan Tanjung Palas Timur wajib jadi atensi bersama.(RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA)
KEBERSIHAN JADI ATENSI : Legislatif menilai kebersihan Objek Wisata Pantai Tanah Kuning di Kecamatan Tanjung Palas Timur wajib jadi atensi bersama.(RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA)
TANJUNG SELOR – Objek Wisata Pantai Tanah Kuning di Kecamatan Tanjung Palas Timur dinilai memiliki daya tarik yang luar biasa bagi wisatawan lokal ataupun manca negara.

Tetapi, persoalan sampah dianggap patut menjadi atensi bersama.

Hal ini sebagaimana disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan, Komisi III Farida Silviawati kepada Radar Kaltara, Selasa (31/5).

Legislator dari Partai Demokrat ini pun menilai perlu suatu gebrakan guna mencegah semakin beratambahnya volume sampah di area Objek Wisata Pantai Tanah Kuning dan sekitarnya ini.

Misal, dengan dikoordinir gerakan membersihkan sampah di pantai setiap Jum’at atau hari lainnya.

Sehingga diyakini ini dapat meminimalisir volume sampah di area tersebut.

“Jangan sampai pantai yang indah dan memiliki daya tarik ini justru kotor dan dipenuhi sampah – sampah. Jadi, perlu adanya gebrakan untuk mencegah meningkatnya volume sampah tersebut,’’ tuturnya.

Lanjut dikatakannya, disamping fokus pada gerakan aksi bersih – bersih sampah di pantai.

Menurutnya perlu dibangun kesadaran kepada masyarakat agar tak menjadi suatu kebiasaan membuang sampah di area pantai saat berwisata.

Pasalnya, apabila kesadaran ini tak terbangun sehingga ini cukup sulit menghentikan laju volume sampahnya.

“Kami di dewan tentu seirama tak tinggal diam dan dipastikan turut memberikan pola pemahaman dan kesadaran masyarakat di Bumi Tenguyun ini. Khususnya, agar mereka sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan tatkala berwisata,’’ ujarnya.

Tambahnya, masalah sampah ini memang sebenarnya bukan menjadi hal baru.

Tetapi, bukan berarti ini akan terus – menerus menjadi pembiaran dan berdampak pada citra objek wisata di Bumi Tenguyun ini bagi wisatawan luar tak baik.

Oleh karenanya, sekali lagi perlu adanya aksi nyata.

“Mudah – mudahan ke depan tidak sampai terjadi persoalan yang cukup parah dari sampah ini,’’ harapnya.

Sementara, Bupati Bulungan Syarwani dalam hal ini seirama untuk mendukung agar adanya gerakan aksi bersih – bersih pantai setiap pekannya.

Dengan harapan ini dapat meminimalisir volume sampah yang ada.

“Tentu di sini benar untuk dapat dijadwalkan secara rutin setiap pekan dilaksanakan aksi bersih – bersih pantai. Yaitu dengan melibatkan masyarakat setempat khususnya,’’ ungkap Syarwani.

Dikatakannya juga, sebelumnya pun pihaknya secara terbuka telah mengajak masyarakat dan unsur lainnya untuk menggalakkan aksi bersih – bersih itu.

Artinya, ke depan tinggal bagaimana untuk terus dikawal.

“Penyampaian hal – hal seperti ini sudah pernah disampaikan secara langsung. Mudah – mudahan kesadaran masyarakat dapat tumbuh dan mulai pekan depan sudah ada gerakan bersih – bersih pantai itu,’’ tutupnya.(dni/har) Editor : Sopian Hadi
#pantai #bulungan