Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan, Hairul saat dikonfirmasi mengakui hal tersebut. Ramcheck atau inspeksi keselamatan kendaraan dijelaskannya selama beberapa hari terakhir ini sudah dilakukannya. “Kami sudah melaksanakan ramcheck sejak beberapa hari terakhir secara rutin. Bus Damri salah satunya yang menjadi mode transportasi darat yang telah dilakukan ramcheck itu,” jelas Hairul kepada Radar Kaltara saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (22/4).
Pengecekan yang dilakukan personel Dishub Bulungan ini, dilihat dari segi administratif. Agar lebih aman, bus juga harus memenuhi syarat teknis seperti fungsi lampu kendaraan, wiper, kaca, rem, kondisi ban dan masih banyak lainnya. Bahkan, perlengakapan darurat lainnya, seperti kotak P3K tak luput dari pengawasan. “Selama ramcheck ini apabila unit kendaraan dari bus Damri tidak memenuhi syarat, dipastikan tidak boleh beroperasi atau mengangkut penumpang,” tegasnya.
Sejauh ini dari hasil ramcheck beberapa unit kendaraan yang bakal beroperasi melayani transportasi mudik dan balik Idulfitri, seluruhnya sudah dalam kondisi layak jalan. Artinya, sekalipun pada saat ramcheck terdapat beberapa kendala. Tetapi, kendalanya itu tak cukup signifikan dan sudah diatasi.
“Artinya, saat ini segala kendala yang muncul sudah ditangani dengan semestinya. Pengecekan unit ini bakal terus berlangsung pasca beroperasi. Ini sebagai upaya jaminan keamanan dan keselamatan penumpang,” tuturnya.
Terpisah, Manager Teknik Perum Damri Cabang Tanjung Selor, Sukrijanto saat dikonfirmasi membenarkan bahwa upaya menjamin pengoperasian bus Damri optimal ramchek dilakukan secara rutin, khususnya menjelang persiapan mudik Idulfitri ini. Setiap unit bus Damri dilakukan pengecekan pasca beroperasi.
“Sejauh ini setiap hari dilakukan ramcheck. Sehingga apabila ada kekurangan yang potensi menjadi kendala dapat diatasinya. Misal pada intensitas lampu kendarannya, rem, keamanan kursi penumpang dan beberapa lainnya,” ungkapnya.
Dikatakannya juga, selain pada persoalan teknis tersebut, guna meningkatkan kenyamanan penumpang selama perjalanan di dalamnya terdapat fasilitas AC. Sebab, selama ini ada beberapa AC masih belum berfungsi secara optimal.
“Saat ini dipastikan seluruh armada yang ber-AC sudah dioptimalkan. Penumpang akan merasa nyaman saat berada di dalam bus,” ujarnya seraya menyebutkan untuk jumlah bus Damri yang beroperasi saat ini sebanyak 8 unit.
Disinggung mengenai kendala selama ramcheck, pihaknya membenarkan bahwa memang ada. Tetapi, kendala yang dialami setiap bus tidak cukup signifikan. Artinya, pada saat ramcheck sekaligus dilakukan perbaikan ringan. “Mudah–mudahan dengan sudah adanya kesigapan di mode transportasi darat, khususnya bus Damri, pelayanan transportasi dapat maksimal selama arus mudik dan balik,” tutupnya. (dni/eza)
Editor : Azwar Halim