Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tak Buka Layanan Vaksinasi di Tempat

Azwar Halim • Rabu, 20 April 2022 | 10:35 WIB
PERCEPATAN VAKSINASI: Pemberian vaksin menyasar pekerja perkebunan di Mantalapan./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA
PERCEPATAN VAKSINASI: Pemberian vaksin menyasar pekerja perkebunan di Mantalapan./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA
TANJUNG SELOR - Pemerintah telah mengatur dan menetapkan sejumlah persyaratan perjalanan bagi pemudik di Tanah Air jelang libur hari raya Idulfitri tahun ini. Salah satunya terkait syarat vaksinasi.

Dalam aturan yang sudah ditetapkan, bagi mereka yang sudah booster atau vaksinasi dosis lengkap, tidak perlu menunjukkan hasil PCR atau antigen dengan hasil negatif. Namun, untuk yang baru vaksinasi dosis I dan II masih diwajibkan.

Menyikapi hal itu, sejumlah petugas kesehatan yang ada di Kalimantan Utara (Kaltara) pada Ramadan ini terus melakukan layanan vaksiansi secara ekstra kepada masyarakat dengan turun langsung ke masjid-masjid, serta di tempat keramaian lainnya.

"Tapi kalau vaksinasi di tempat saat perjalanan, kita tidak lakukan itu. Karena dikhawatirkan nanti ada efek yang dirasakan sehingga bisa mengganggu," ujar Agust Suwandy, Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kaltara kepada Radar Kaltara saat dikonfirmasi, Selasa (19/4).

Makanya jauh-jauh hari sebelum libur lebaran ini, pihaknya menyiapkan posko bagi yang ingin melakukan vaksinasi Covid-19, baik itu yang dosis I, dosis II maupun booster.

"Beberapa hari lalu kami sudah memantau di Tarakan, Tana Tidung dan Malinau. Hasil pemantauan itu, ada beberapa pelayanan ekstra yang dilakukan, termasuk di masjid saat malam hari," katanya.

Sedangkan untuk layanan antigen di tempat, sementara ini masih dikoordinasikan oleh pihaknya dengan instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perhubungan (Dishub).

"Misalnya nanti ada layanan arus mudik di perbatasan Kaltim (Kalimantan Timur)-Kaltara, mungkin bisa diberikan layanan antigen di situ," tuturnya.

TERUS MEMBAIK

Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 Kaltara juga mencatat kondisi pandemi Covid-19 di provinsi ke-34 ini terus membaik. Bahkan beberapa hari terakhir ini sudah tidak terjadi penambahan kasus konfirmasi positif baru.

"Saat ini total yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kaltara sudah berjumlah 45.202 kasus, dengan angka kesembuhan 44.311 orang dan yang meninggal dunia sebanyak 865 orang," beber Agust.

Dengan begitu, maka yang masih dirawat di Kaltara tersisa 26 orang, dengan rincian di Tarakan 6 orang, di Malinau 10 orang, di Bulungan 8 orang, serta di Nunukan dan Tana Tidung masing-masing 1 orang.

"Sebanyak 26 orang ini terbagi atas dua tempat, yaitu 4 orang isolasi di rumah sakit (RS) serta 22 orang isolasi mandiri (isoman)," tuturnya.

Harapannya, kondisi terus membaik dan Kaltara bisa segera zero kasus paparan Covid-19. Adapun untuk status zonasi, saat ini lima kabupaten/kota di Kaltara berada pada zona kuning. (iwk/har)

 

  Editor : Azwar Halim
#mudik #vaksin