Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Ahmad Dani Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

Azwar Halim • Senin, 7 Maret 2022 | 10:16 WIB
PROSES EVAKUASI: Tim SAR saat melakukan evakuasi korban tenggelam Ahmad Dhani (20) di Sungai Kayan Tanjung Selor, Minggu (6/3).
PROSES EVAKUASI: Tim SAR saat melakukan evakuasi korban tenggelam Ahmad Dhani (20) di Sungai Kayan Tanjung Selor, Minggu (6/3).
TANJUNG SELOR – Operasi pencarian salah satu korban tenggelam di Sungai Kayan Tanjung Selor, Ahmad Dhani (20) oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Bulungan, Satpolair Polda Kaltara, Satpolair Polres Bulungan, Basarnas Tarakan, Pol PP dan PMK Bulungan, Pos TNI AL Tanjung Selor dan instansi lainnya serta dibantu masyarakat sekitar, akhirnya membuahkan hasil setelah dua hari dilakukan operasi pencarian.

Korban atas nama Ahmad Dhani yang merupakan Masinis 2 Tugboat Kayan III yang melompat dan tenggelam pada Jumat (4/3) malam lalu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media ini, korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi tempat kejadian (LKP) dengan titik koordinat N.2°87113403, E.117°372403.

Plt Kepala BPBD Bulungan, Darmawan membenarkan tentang penemuan korban tenggelam Ahmad Dhani tersebut. Sehingga proses pencarian resmi berakhir. “Penemuan mayat posisinya tidak jauh dari LKP atau sekitar 200 Meter,” ungkap Darmawan kepada Radar Kaltara saat ditemui di RSUD Tanjung Selor, kemarin (6/3).

Pihaknya dalam hal ini tak lupa memberikan apresiasi keterlibatan secara langsung dari Tim SAR ini serta masyarakat yang membantu selama operasi pencarian. Menurutnya, dengan adanya keterlibatan tim ini bersama mayarakat secara tak langsung dapat membantu semakin cepatnya operasi pencariannya dan terbukti seperti saat ini. “Untuk waktu penemuan korban tenggelam Ahmad Dhani ini sekira pukul 14.31 Wita. Dan benar saat awal ditemukan sudah dengan kondisi meninggal dunia,” jelasnya.

Mengenai kronologi detail penemuan mayat Ahmad Dhani ini, menurut keterangan Fabib dan rekannya Risman, Iwan dan Wahyu awalnya menyisir ke hilir sungai dengan menggunakan perahu ketinting. Tak lama, sekitar 200 meter rekan korban melihat ada muncul kepala. Awalnya, dikira plastik dan setelah didekati bahwa yang mereka curigai tersebut adalah kepala korban Ahmad Dhani.

“Kebetulan agak muncul kepalanya dalam posisi berdiri. Kemudian mereka menghubungi pihak kami dan Basarnas untuk melakukan evakuasi jenazahnya,” jelasnya. “Tentunya kami yang mendapat informasi itu langsung melakukan evakuasi. Korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum dan otopsi oleh pihak berwajib,” sambungnya.

Dikatakannya juga, nantinya pasca proses visum dan otopsi oleh pihak berwajib, jenazahnya akan segera dikirim ke pihak keluarganya yang ada di Kabupaten Tulung Agung, Provinsi Jatim untuk dimakamkan di kampung halamannya. “Ini masih proses. Kewenangan pihak polres. Untuk kapan dibawa ke pihak keluarga itu dari pihak perusahaan tempat korban bekerja,” tutupnya.

Terpisah, Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kasatreskrim Polres Bulungan Iptu M. Khomaini saat dikonfirmasi seirama membenaran tentang penemuan korban tenggelam Ahmad Dhani. Ini setelah kru kapal atau rekannya yang turut membantu operasi pencarian ini.

“Dari hasil visum mayat yang dilakukan oleh dokter RSUD dr.Soemarno Sosroadmodjo, Tanjung Selor bahwa korban tidak ada ditemukan tanda kekerasan, korban meninggal karena tenggelam,” ungkapnya mengakhiri.

Untuk diketahui, sebelumnya dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap rekan korban selaku saksi, kejadian itu berawal dari aksi mereka sendiri yang diduga tengah mabuk–mabukan sebelum kejadian. (dni/eza)

 

  Editor : Azwar Halim
#orang tenggelam