Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

PTMT Dihentikan Sepekan

Azwar Halim • Rabu, 23 Februari 2022 | 15:55 WIB
ANTISIPASI COVID-19: Salah seorang pelajar di Bulungan menjalani skrining kesehatan sebelum mendapatkan suntikan vaksin./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA
ANTISIPASI COVID-19: Salah seorang pelajar di Bulungan menjalani skrining kesehatan sebelum mendapatkan suntikan vaksin./PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA
TANJUNG SELOR - Pelaksanaan pembelajaran tetap muka terbatas (PTMT) di tujuh kecamatan dihentikan  selama sepekan. Penghentian ini dilakukan menyusul meningkatnya jumlah kasus aktif Covid-19 di Bulungan.

Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, berdasarkan laporan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan saat ini hanya ada tiga kecamatan yang melaksanakan PTMT 100 persen. Sementara, tujuh kecamatan lainnya belajar dari rumah.

“Saya sudah perintahkan Kepada Dinas Pendidikan untuk menghentikan sementara pembelajaran tatap muka di tujuh kecamatan. Kenapa?, karena sekarang ini kasus konfirmasi positif Covid-19 sedang tinggi,” kata Syarwani kala ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/2).

Untuk sementara, pembelajaran di tujuh kecamatan akan dilakukan secara BDR. Selama penghentian, Satgas Penanganan Covid-19 akan melakukan evaluasi.

“Status PPKM di Bulungan berakhir 28 Februari. Nah, selanjutnya kita belum tahu apakah status itu naik atau turun,” ujarnya.

Namun, kata dia, jika melihat kondisi saat ini ada kemungkinan status PPKM di wilayah Bulungan naik. Apalagi dalam beberapa hari terakhir ini kasus konfirmasi positif Covid-19 di Bumi Tenguyun terus meningkat.

“Data terakhir yang disampaikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan. Kasus aktif Covid-19 di Bulungan sebanyak 177 kasus,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Bulungan, Suparmin Seto mengatakan, mulai 22-28 Februari ada tujuh kecamatan yang melaksanakan belajar dari rumah (BDR). Yakni, Kecamatan Tanjung Selor, Tanjung Palas, Tanjung Palas Timur, Tanjung Palas Barat, Tanjung Palas Utara, Sekatak dan Bunyu. Sementara, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Peso  dan Peso Hilir tetap melaksanakan PTMT 100 persen.

“PTMT 100 persen ini akan terus kita evaluasi,” ungkapnya.

Begitu juga dengan pelaksanaan BDR. Sementara, untuk sekolah yang masih melaksanakan PTMT 100 persen. Disdikbud Bulungan menekankan kepada satuan pendidikan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Kemudian, aktif berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 di setiap wilayah.

“Selama PTMT 100 persen kegiatan ekstrakurikuler ditiadakan, begitu juga dengan kantin di satuan pendidikan. Selama PTMT 100 persen ditiadakan,” ungkapnya.

Penghentian PTMT 100 persen, kata Suparmin, dilakukan seiring meningkatnya kasus konfirmasi positif Covid-19 di Bulungan. Apalagi sejauh ini sudah ada beberapa siswa yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Iya, ada beberapa pelajar juga yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Atas pertimbangan itu, PTMT dihentikan untuk sementara dan tetap melihat kondisi perkembangan kasus Covid-19 di setiap wilayah kecamatan,” pungkasnya. (*/jai/har)

 

  Editor : Azwar Halim
#ptm