Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Bendera 12 Meter Dibentangkan di Ketinggian 18 Meter

Azwar Halim • Selasa, 18 Agustus 2020 | 11:48 WIB
bendera-12-meter-dibentangkan-di-ketinggian-18-meter
bendera-12-meter-dibentangkan-di-ketinggian-18-meter

TANJUNG SELOR - Memperingati HUT ke-75 RI, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bulungan mengibarkan bendera merah putih di atas wall (papan panjat) yang berlokasi di Lapangan Agatis, Tanjung Selor. Bendera berukuran 12x9 meter membentang di ketinggian 18 meter.


Salah satu anggota FPTI Bulungan, Yudi Ardinata menyampaikan, pengibaran bendera ini bukan kali pertama dilakukan. Karena beberapa tahun sebelumnya bendera serupa sudah pernah dibentangkan di beberapa titik dengan menggunakan bendera yang sama. “Bendera ini sudah beberapa kali kami gunakan,” kata Yudi kala ditemui usai menurunkan bendera, Senin (17/8).


Bendera, sambung Yudi, pertama kali digunakan pada tahun 2011 silam. Saat itu bendera dibentangkan di puncak Gunung Putih, Kecamatan Tanjung Palas. Kemudian tahun 2015 bendera kembali dibentangkan di puncak air terjun Km 18, Tanjung Selor.


“Nah, tahun 2016 kita kibarkan di puncak gunung di Desa Panca Agung. Selanjutnya di tahun 2019 bendera kami bentangkan lagi di puncak Gunung Putih. Tahun ini bendera kami bentangkan di atas papan panjat tebing,” ungkapnya.


Untuk lokasi pengibaran bendera tahun berikutnya, Yudi mengaku belum bisa memastikan secara pasti. Karena sebelum ditetapkan pihaknya harus terlebih dahulu menyurvei lokasi. “Awal tahun nanti kami akan cek dahulu lokasinya di mana. Kemarin memang ada beberapa opsi, salah satunya di Long Peso, Mangkupadi, Tarakan atau di Gunung Putih,” bebernya.


Sebenarnya selain untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, pengibaran bendera ini juga sekaligus untuk memperkenalkan objek wisata yang ada di Bulungan. “Contoh, di Panca Agung. Saya rasa belum ada yang tahu, karena sesuai informasi dari Kades Panca Agung kami yang pertama kali naik ke atas, tapi untuk orang awam. Kalau orang setempat pasti sudah tahu,” ujarnya.


Lebih lanjut dikatakan, rencana awal bendera bakal dikibarkan dibawah turap Sungai Kayan, Tanjung Selor tepatnya di area taman tulisan Tanjung Selor. “Rencana awal memang mau dikibarkan di turap Sungai Kayan. Jadi, ketika orang datang view-nya bendera di bawah dan tulisan Tanjung Selor di atas,” sebutnya.


Namun, karena pasang surut air belum diperhitungkan akhirnya rencananya itu batal. Selain itu kendalanya lainnya belum ada ketinting. “Jadi, kendalanya itu. Karena kami sering latihan di papan panjat tebing ini akhirnya diputuskan bendera dipasang di atas papan panjat tebing,” ungkapnya.


Namun sebelum dibentangkan, pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan pembina. Akhirnya, tepat pukul 24.00 WITA bendera terbentang. “Bendera ini kita kibarkan pas jam 12 malam dan baru kita turunkan sore ini,” pungkasnya. (*/jai/eza)

Editor : Azwar Halim