TANJUNG SELOR – Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi poin penting terhadap para lanjut usia (lansia) guna menjaga kesehatan tubuhnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Usman mengatakan, jika PHBS tak diindahkan di dalam kehidupannya sehari-hari. Maka, lansia akan rawan atau mudah terserang penyakit. Misalnya, hipertensi, gula darah dan kolestrol serta beberapa penyakit lainnya. “Di usia yang menua, memang penyakit akan mudah sekali menyerang. Untuk itulah, PHBS para lansia wajib menjadi perhatian,” ungkapnya.
Lanjutnya, pola makan juga tak luput untuk diperhatikan. Oleh karenanya, pihaknya menyarankan agar para lansia ini dapat diberikan makanan yang seimbang gizinya. Karena jika soal makanan ini tak diperhatikan akan rawan juga terserang penyakit. “Lansia ini sangat rentan intinya. Jadi memang perlu perhatian khusus,” ujarnya.
Meski, tambahnya, bicara soal penyakit lansia ini sifatnya tidak menular. Akan tetapi, hal itu dapat membahayakan bagi diri lansia sendiri. Oleh karenanya, lansia ini sekiranya dapat menjadi perhatian bersama. “Menular ataupun tak menular tetap itu penyakit dan membuat tak nyaman. Jadi, penting dorongan semua pihak dalam mendukung bersama dalam memberi perhatian terhadap para lansia,” katanya.
Adapun, dikatakannya kembali, untuk di Dinkes sendiri dalam hal memberi perhatian yang tinggi terhadap lansia yakni dengan membedakan dari segi pelayanan kesehatan. Ada ruang khusus untuk lansia.
“Lansia ini tak jadi satu dengan yang umum. Pelayanan kami bedakan,” ucapnya seraya berkata begitu juga pada saat awal pendaftaran dan terima obat, lansia akan didahulukan.
Terpisah, Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit melalui Kepada Bidang Dokter dan Kesehatan (Dokkes) Polda Kaltara AKBP dr.Effri Susanto menambahkan, pihaknya sendiri dalam hal memberi suatu perhatian khusus kepada lansia yakni dengan mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan digelar di Kampung Ramadan Jumat (1/6) lalu. Setidaknya diikuti ratusan masyarakat dengan kategori lansia yang ikut berpartisipasi. Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan pada posko-posko yang telah disediakan, yang kemudian dilanjutkan dengan senam jantung sehat.
“Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam merayakan HUT Bhayangkara ke-72 dan sekaligus perayaan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2018 yang jatuh pada 29 Mei 2018 lalu,” ungkapnya.
“Ini juga sebagai wujud kepedulian kami terhadap pembangunan kualitas kesehatan masyarakat di Kaltara. Selain itu juga untuk meningkatan atau mempererat kemitraan antara polri, masyarakat dan pemerintah daerah,” sambungnya.
Program yang dilaksanakan yaitu program kesehatan lansia seperti pemeriksaan gula darah, asam urat, kolestrol dan penyakit-penyakit yang rentan terjadi pada usia lansia. Kemudian ditindaklanjuti dengan pemberian obat-obatan, jika hasil pemeriksaan menunjukan harus mendapatkan pengobatan lebih lanjut.
“Setelah pemeriksaan, kita lanjutkan dengan senam jantung sehat bagi para lansia, juga ada pemberian sembako kepada mereka yang berpartisipasi,” sebutnya.
Jadi memang semua lansia yang berpartisipasi merupakan mereka yang sudah terdata di puskesmas-puskesmas yang ada dalam program kesehatan lansia. “Oleh karenanya kita satukan di kegiatan ini,” sebutnya.
Namun kata Effri, ke depan kegiatan seperti ini tidak hanya digelar pada saat momen tertentu saja, tapi akan dilaksanakan rutin dan saling bersinergi dengan pihak-pihak lainnya. “Kami Dokkes Polda Kaltara tentu berencana bersama dengan unsur terkait dalam bidang kesehatan, akan saling bersinergi untuk membangun kualitas kesehatan masyarakat yang ada di Kaltara ini,” tutupnya. (sny/omg/eza)
Editor : Azwar Halim