Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Memilih Sajikan Hiburan Tradisional

Azwar Halim • Kamis, 29 Maret 2018 | 13:11 WIB
memilih-sajikan-hiburan-tradisional
memilih-sajikan-hiburan-tradisional

TANJUNG SELOR – Perayaan Ulang Tahun Provinsi Kaltara yang jatuh pada 22 April nanti dipastikan tidak disuguhkan pesta rakyat seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena keterbatasan anggaran, pemrintah menggunakan konsep perayaan tradisional yang dianggap lebih efisien di tengah keterbatasan anggaran.


Kepala Dinas Pariwisata Kaltara Haerani mengatakan, pada perayaan akan mengutamakan hiburan rakyat yang jauh lebih banyak. Bahkan, keterlibatan masyarakat lokal juga diutamakan. Termasuk dalam kegiatan tradisional-tradisional lainnya.


“Untuk kegiatan tradisionalnya seperti panjat pinang salah satunya,’’ ungkap Haerani saat ditemui di ruang kerjanya.


Namun, diakuinya keterlibatan Dinas Pariwisata dalam kegiatan inti nanti bakal berkurang. Di mana hanya sebagai sekretariat. Artinya, untuk pelaksana kegiatan akan melibatkan OPD lain dan seksi-seksi yang dibentuk nantinya.


“Kami nanti hanya sebagai sekretariat. Sedangkan pelaksananya ada pada seksi yang akan dibentuk nantin,” ujar pria yang sebelumnya menjabat Kepala Dishub Kaltara.


Saat ini untuk mensukseskan acara tersebut. Pihaknya tengah meminta masukan kepada seluruh OPD yang terlibat. Tak lain, itu bertujuan untuk menselaraskan ketika pelaksanaan di lapangan. Sebab, jangan sampai ketika banyaknya seksi yang terlibat justru tak sinkron.


“Saat ini kami terus bergerak untuk persiapannya. Untuk itulah OPD sudah kami minta mengajukan usulan-usulan dalam hal jenis perayaannya nanti,’’ katanya.


Menyoal anggaran, Haerani mengakui saat ini turun dibandingkan tahun sebelumnya. Meski tak disebutkan berapa besarannya. Pihaknya hanya menyebutkan anggaran yang ada nanti di bawah Rp 3,5 miliar.


“Cuma kami upayakan untuk tetap meriah dalam hal pelaksanaan nanti,’’ ucapnya.


“Untuk itulah mengapa saat ini acara-acara yang sebelumnya kami anggap kurang memberikan hiburan rakyat dihapuskan dan diganti ke acara tradisional. Tujuannya supaya masyarakat lebih terhibur,’’ sambungnya.


Haerani berharap, dengan waktu yang terus berjalan dan cukup singkat ini. Maka, OPD dapat segera mengusulkan segala masukkannya. Sehingga nanti ketika terkumpul dapat dibahas untuk menciptakan output-nya.


“Dan harapan kami dukungan semua pihak. Termasuk masyarakat di Kaltara. Sehingga selama proses persiapan dan perayaan nanti dapat berjalan dengan aman dan tertib,’’ pungkasnya.(omg/nri)

Editor : Azwar Halim