Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Cuaca Buruk, Bulungan Masih Berpotensi Banjir

Sopian Hadi • Selasa, 23 Januari 2018 | 12:16 WIB
cuaca-buruk-bulungan-masih-berpotensi-banjir
cuaca-buruk-bulungan-masih-berpotensi-banjir

TANJUNG SELOR – Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bulungan memprakirakan beberapa hari ke depan cuaca buruk seperti hujan disertai petir masih akan terjadi di Kabupaten Bulungan.


Prakirawan BMKG Bulungan, Raden Eko Sarjono mengatakan, kondisi Bulungan beberapa hari ini karena adanya Low Pressure Area (LPA). Dan secara umum di Indonesia yang sedang bertiup angin barat menuju timur atau angin barat, khusus Kalimantan bagian utara terjadi belokan angin yang menyebabkan terbentuknya awan konvektif yang cukup signifikan. Sehingga menyebabkan curah hujan di wilayah Kaltara meningkat.


“Untuk minggu ini cuacanya masih akan sama seperti saat ini,” ujarnya kepada Radar Kaltara, Senin (22/1).


Senin (22/1) misalnya, pada pukul 00.30 wita masih akan terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat. Kondisi ini juga sama dengan beberapa wilayah lainnya seperti Malinau Barat, Malinau Selatan, Pujungan, Peso, Peso Hilir, Sekatak, Tanjung Palas Utara, Tanjung Palas Timur, Tanjung Palas, Tanjung Palas Barat, Sesayap, Tanjung Palas Tengah, Tanjung Selor dan dapat meluas ke Wilayah Tarakan dan sekitarnya. Dan kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga 03.30 wita.


“Secara umum wilayah Indonesia curah hujannya meningkat karena dikelilingi cuaca buruk atau 6 daerah tekanan rendah dan 2 sirkulasi eddy,” ungkapnya.


Sementara untuk penyeberangan ke wilayah Tarakan akan mengalami sedikit kenaikan gelombang, untuk itu baik speedboat maupun perahu diimbau agar tetap waspada. “Ada jam-jam tertentu ketinggian gelombang maksimal capai 1 meter. Sementara normalnya 0,25 hingga 0,75 meter,” tuturnya.


Sementara untuk Januari ini masih terkait dengan adanya fenomena supermoon. Akibatnya, ketinggian pasang air laut cukup signifikan ditambah curah hujan yang cukup tinggi. Dan wilayah yang dekat dengan laut seperti Kecamatan Tanjung Palas Timur masih berpotensi banjir.


“Bahkan akhir bulan ada lagi fenomena gerhana bulan total, karena terjadi di saat fenomena supermoon dikhawatirkan akan berdampak air pasang terutama masyarakat pesisir karena kejadiannya malam hari. Untuk itu kita imbau masyarakat tetap waspada,” jelasnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitas dan Jaminan Sosial pada Dinas Sosial Bulungan, Haen Hasan mengatakan, Tagana yang merupakan organisasi sosial berbasis masyarakat yang bergerak dalam penanggulangan bencana dan bersifat sukarelawan akan selalu siap sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penanganan bencana.


“Bagi kami tidak ada motto yang layak diucapkan selain we are the first to help and care,” bebernya.


Terkait personel ada sebanyak 103 petugas yang siap diturunkan baik di lokasi maupun dapur umum lapangan. Dan di 10 kecamatan di Bulungan juga sudah mempunyai personel Tagana yang merangkap sebagai tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK).


“Stok logistik dan kebutuhan lainnya masih aman, kalaupun terdapat kekurangan kami akan koordinasi dengan Dinsos Kaltara, dan dipastikan mereka akan mem-backup sepenuhnya logistik dan pakaian yang dibutuhkan,” pungkasnya. (lee/eza)

Editor : Sopian Hadi