Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tahap Tiga, Embung Tanjung Agung Butuh Rp 15 Miliar

Azwar Halim • Senin, 15 Januari 2018 | 10:33 WIB
tahap-tiga-embung-tanjung-agung-butuh-rp-15-miliar
tahap-tiga-embung-tanjung-agung-butuh-rp-15-miliar

TANJUNG SELOR – Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) memastikan pembangunan embung di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Palas Timur akan terus berlanjut.


Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai Pantai Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT), Pelaksanaan Jaringan Sumber Daya Air (SDA) Kaltara Suryono menjelaskan, untuk tahap awal di tahun ini pihaknya masih fokus pada persiapan lelang. “Proyek ini tetap berlanjut. Dan sekarang masih persiapan lelang,” ungkapnya kepada Radar Kaltara belum lama ini.


Dikatakan juga, selama pengerjaan hingga kini telah memasuki tahap ketiga. Suryono menjelaskan, bahwa sejauh ini tetap berjalan lancar dan sesuai prosedur, serta sesuai target yang ditetapkan. Bahkan, menurutnya embung yang didesain mampu menampung air baku sekira 61.430 meter kubik dengan luasan genangan air 2,1 hektare (ha) itu ke depannya dapat selesai dengan hasil yang baik.


“Sejauh ini berjalan lancar. Soal hambatan mungkin hanya pada cuaca. Tapi, pengaruhnya tak signifikan juga,” jelasnya seraya mengatakan embung yang dibangun itu didesain juga mampu mengatasi banjir musiman di daerah tersebut.


Sementara, terkait besaran anggaran yang dibutuhkan dalam pengerjaan tahap III ini, Suryono memperkirakan, embung tersebut masih membutuhkan suntikan anggaran hingga Rp 15 miliar. Anggaran itu digunakan untuk pembangunan trase, elevasi, akses jalan masuk dan lanjutan pengerjaan landscape.


“Kami yakin bilamana komponen-komponen tersebut telah dikerjakan. Embung itu akan berfungsi sebagaimana mestinya. Tentunya, masyarakat juga akan merasakan manfaatnya,” ucapnya.


Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kaltara Abdul Djalil Fatah mengatakan, pihaknya dalam hal ini memberikan apresiasi tinggi terkait dibangunnya embung hingga memasuki tahap III. Namun, pihaknya meminta dalam proses lelang saat ini sekiranya dapat berjalan dengan segera. Sehingga dapat dipastikan tahun ini embung itu sudah dapat berfungsi sebagaimana mestinya.


“Untuk proses lelang diharapkan jangan memakan waktu cukup lama. Jika bisa cepat maka dipercepat. Sebab, kita tahu bagaimana pentingnya air bersih bagi masyarakat ini,” ungkapnya.


Di sisi lain, Djalil meminta ke depan jika telah berfungsi. Maka, perlu adanya sisi keamanan. Misalnya, pagar sebagai pembatas. “Selain itu, perlu adanya penjagaan. Sehingga masyarakat tak sembarang membuang limbah dan menyebabkan pencemaran,” pesannya.


Dalam proses pengerjaan embung ini, dana yang digunakan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Sejauh ini sudah menggelontorkan anggaran sekitar Rp 29 miliar. Rinciannya, tahap I Rp 17,9 miliar dan tahap II Rp 11,1 miliar. (omg/eza)

Editor : Azwar Halim