Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Posisi RTH Bukit Maritam Dikhawatirkan

Azwar Halim • Jumat, 5 Januari 2024 | 09:29 WIB
RUANG TERBUKA HIJAU: Pembangunan Ruang Terbuka Hijau di Jalan Pulau Sambit mendapat sorotan, karena oprit memakan bahu jalan.
RUANG TERBUKA HIJAU: Pembangunan Ruang Terbuka Hijau di Jalan Pulau Sambit mendapat sorotan, karena oprit memakan bahu jalan.
TANJUNG REDEB – Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jalan Pulau Sambit, Tanjung Redeb sudah hampir selesai. Meski begitu, pembangunan tersebut mendapatkan perhatian masyarakat.

Hidayat, warga Jalan Bujangga yang kerap melintasi wilayah tersebut, menilai jalan masuk menuju RTH tersebut yang sebagian memakan badan jalan, membahayakan pengendara dari arah Timur. Karena akan menghindari sisi kiri jalan, karena terdapat cor jalan menuju RTH Bukit Maritam. “Kalau orang yang tidak biasa, mungkin akan sedikit terkejut,” jelasnya.

Sebab, dirinya khawatirkan jika nantinya akan ada anak-anak yang dengan tidak sengaja meluncur dari atas RTH ke badan jalan, dan menyebabkan kecelakaan.

“Kan bisa saja, mungkin lepas dari pengawasan atau bagaimana, meluncur dari atas. Pengendara tidak lihat kemudian menabrak,” tuturnya.

Apalagi posisi masuk RTH tersebut persis berada tikungan jalan. Sehingga, akses menuju lokasi juga dipertanyakannya.

Meski demikian, ia mengapresiasi pembangunan RTH Bukit Maritam, karena bisa menjadi salah satu opsi menikmati waktu laung bersama keluarga.

“Ya kita senang, apalagi keliatan ya bagus. Cuma ya itu, mungkin bagaimana jalannya dan seperti apa nanti perlu perbaikan sedikit,” imbuhnya.

Terpisah, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said menuturkan percaya pada pelaksanaan pembangunan RTH tersebut, karena sudah pasti diperhitungkan matang-matang. Sehingga, hal tersebut diharapkan tidak menjadi permasalahan dikemudian hari.

“Jadi artinya gini, kegiatan itu kan pasti sudah ada desain dan perencanaannya. Kami yakin dan percaya kegiatan itu pun sudah direncanakan dan sudah dibuat sesuai desain yang ada,” ungkapnya.

Namun, dirinya akan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya pelaksana Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).

“Dinas terkait nanti akan saya evaluasi, nanti kami sambil coba komunikasi,” ungkapnya.

Ia juga akan memantau pekerjaan tersebut. Jika sekiranya berdampak pada hal lain, dalam hal ini kondisi jalan masuk yang memakan badan jalan, maka hal tersebut harus dievaluasi.

“Pasti kan semua sudah diperhitungkan. Kalau misalnya itu berdampak dengan hal lain harus dievaluasi,” pungkasnya. (sen/arp/har) Editor : Azwar Halim
#berau #kaltim