Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pergantian Pipa Transmisi PTMB Capai 90 Persen                   

Radar Tarakan • Kamis, 31 Oktober 2024 | 09:00 WIB

 

ANGGI PRADITHA/KP PERBAIKAN PIPA: Perbaikan pipa transmisi PTMB di Jalan MT Haryono Balikpapan sudah 90 persen dan bisa rampung di November.
ANGGI PRADITHA/KP PERBAIKAN PIPA: Perbaikan pipa transmisi PTMB di Jalan MT Haryono Balikpapan sudah 90 persen dan bisa rampung di November.

 

PEMASANGAN pipa transmisi air berukuran 400 milimeter di Jalan MT Haryono Balikpapan hampir selesai. Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menargetkan proyek bisa rampung sepenuhnya pada November.

“Saat ini progres penggantian pipa tranmisi sudah mencapai 90 persen,” kata Dirut PTMB Yudhi Saharuddin.

Artinya tinggal merampungkan beberapa titik lagi dan merapikan bekas galian pipa sepanjang hampir 2 kilometer tersebut.

Dia menambahkan, PTMB menggunakan pipa yang berasal dari stok persediaan saja. Selama ini ketika pipa mengalami kebocoran, adanya stok pipa bisa segera dilakukan perbaikan. “Kalau untuk biaya pekerjaan pipa transmisi sekitar Rp 1 miliar,” tuturnya.

Yudhi menjelaskan, saat perbaikan pipa transmisi rampung mampu membuat aliran ke IPA Kampung Damai lancar dan distribusi optimal lagi. Namun tidak hanya itu, beberapa titik distribusi juga perlu mendapat peremajaan.

“Ini memang tidak bisa dilakukan secara masif karena berpengaruh pada layanan distribusi. Jadi memang harus bertahap,” bebernya.

Penggantian pipa perlu dilakukan karena kondisi pipa rata-rata sudah keropos dan rentan bocor. Sehingga penggantian dilakukan berkala pada seluruh area. Terlebih usia ekonomis pipa sudah habis dan pipa harus mendapat peremajaan.

Sesuai arahan Kementerian PUPR kepada seluruh PDAM se-Indonesia untuk melakukan perbaikan demi meningkatkan layanan.

Dia mengaku, efeknya penggantian pipa transmisi ini sudah mulai terasa. Kini terjadi penurunan potensi kehilangan air atau non revenue water (NRW) dari 34 persen menjadi 25 persen. Artinya distribusi sudah lebih optimal. “Kami ganti dengan pipa berbahan karet, jadi lebih awet tidak keropos,” tuturnya.

Berbeda dengan pipa yang dahulu menggunakan bahan baja dan berpotensi keropos. Rencananya perbaikan pipa transmisi masih berlanjut tahun depan. Sebab ketika pipa transmisi mengalami kebocoran dapat mempengaruhi produksi IPA.

“Kami akan cek titik Agung Tunggal sampai Balikpapan Baru dan Grand City. Kemudian ada juga dari Kilometer 12 ke Kilometer 8,” ucapnya.

Dia berharap tahun depan penggantian pipa bisa berlanjut lagi. (ms/jnr)

Editor : Azwar Halim
#Pergantian Pipa #PTMB #balikpapan