Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Hujan Deras Bikin Sungai Sepaku Meluap, Dua Desa di Wilayah IKN Tergenang Banjir                                      

Radar Tarakan • Rabu, 2 Oktober 2024 | 10:00 WIB

 

PUSDALOPS BPBD PPU CEPAT SURUT : Banjir masih menggenangi halaman rumah warga di  Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU pada Senin (30/9) sore.
PUSDALOPS BPBD PPU CEPAT SURUT : Banjir masih menggenangi halaman rumah warga di  Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU pada Senin (30/9) sore.

BALIKPAPAN - Wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali terdampak banjir. Ada 2 desa di delineasi IKN, yakni Desa Sukaraja dan Kelurahan Sepaku, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), yang terendam pada Senin (30/9) pagi.

Penyebabnya hujan dengan intensitas tinggi, membuat Sungai Sepaku meluap. Dan menggenangi sejumlah RT pada 2 desa tersebut.

Mengutip data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU, wilayah yang terdampak banjir tersebut adalah sebanyak 4 RT di Desa Sukaraja, yakni RT 04 , RT 07, RT 24, dan RT 25. Selain itu, ada 2 RT di Kelurahan Sepaku, yaitu RT 01 dan RT 02.

Di mana berdasarkan peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Senin (30/9) dari pukul 05.40 Wita, 09.26 Wita, dan 03.25 Wita bahwa akan terjadi hujan sedang hingga lebat di wilayah Kecamatan Sepaku. Yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

“Dan hujan dengan intensitas yang cukup tinggi terjadi pada pukul 09.00 Wita hingga Pukul 11.19 Wita di daerah Kecamatan Sepaku, mengakibatkan meluapnya air sungai atau drainase. Dan berdampak pada naiknya tinggi muka air (TMA) pada rumah warga yang berada di pada area rendah dan sekitar bantaran sungai,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten PPU Muhammad Sukadi Kuncoro dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/9).

BPBD Kabupaten PPU pun mendata jumlah bangunan dan korban terdampak banjir. Pada Desa Sukaraja sebanyak 1 rumah dengan 4 KK, yakni hanya di RT 04.

Kemudian di tidak ada jumlah bangunan dan terdampak banjir di Kelurahan Sepaku. Dan kondisi terkini tinggi muka air (TMA) hingga sore hari, tidak ada air yang berada di halaman rumah maupun di dalam rumah.

Sementara di Kelurahan Sepaku, TMA hanya ada di halaman rumah. Dengan ketinggian sekira 3 centimeter hingga 4 centimeter.

“Kondisi di wilayah terdampak sudah surut. Namun di beberapa wilayah masih terdapat genangan air di halaman rumah,” terang Muhammad Sukadi Kuncoro.

BPBD Kabupaten PPU pun melakukan upaya penanganan, setelah menerima laporan di Pusdalops BPBD, Tim BPBD Kabupaten PPU langsung menuju ke lokasi dan berkoordinasi dengan semua unsur terkait.

Dan melakukan pendataan dan identifikasi di wilayah terdampak dibantu oleh relawan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), lurah Sepaku, bhabinkamtibmas, babinsa, ketua RT Wilayah Terdampak, dan warga.

“Kami merekomendasikan perlu adanya normalisasi Sungai Sepaku oleh instansi terkait,” jelas dia. (kip/jnr)

Editor : Azwar Halim
#dua desa tergenang banjir #hujan deras #IKN #Sungai Sepaku #meluap #ppu #balikpapan