BALIKPAPAN – Keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) benar-benar memberikan efek bagi Kaltim. Terutama terkait kedatangan orang ke provinsi ini. Peningkatannya cukup tajam.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan Marinda Dama mengungkapkan pada Juli 2024, keberangkatan domestik angkutan udara mencapai 200.669 penumpang.
Angkanya mengalami penurunan sebesar 2,76 persen dibandingkan Juni 2024. Meski demikian, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, jumlah penumpang menunjukkan peningkatan sebesar 12,63 persen.
“Penurunan itu mungkin dipengaruhi oleh musim libur yang sudah berakhir serta fluktuasi dalam pola perjalanan domestik,” kata Marinda. “Namun, pertumbuhan yang terlihat jika dibandingkan dengan tahun lalu menunjukkan permintaan untuk perjalanan domestik masih kuat,” tambahnya.
Di sisi lain, jumlah penumpang domestik yang datang pada Juli 2024 tercatat sebanyak 269.775 orang.
Mencatatkan kenaikan sebesar 17,89 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Meski angka itu mengalami sedikit peningkatan sebesar 4,92 persen dibandingkan Juli 2023, pertumbuhannya mencerminkan tren positif dalam sektor pariwisata domestik.
Pada sektor angkutan udara internasional, data menunjukkan jumlah penumpang yang berangkat pada Juli 2024 mencapai 4.025 orang.
Menurun tajam sebesar 29,20 persen dibandingkan Juni 2024. Namun, jika dibandingkan dengan Juli 2023, angka itu mengalami peningkatan 18,24 persen.
Jumlah penumpang internasional yang datang pada bulan yang sama tercatat sebanyak 8.278 orang.
Meski angka itu mengalami lonjakan sebesar 88,26 persen dibandingkan Juni 2024, terdapat penurunan sebesar 8,61 persen bila dibandingkan dengan Juli tahun lalu. Penurunan itu dipengaruhi oleh ketidakpastian global dan perubahan kebijakan perjalanan.
“Lonjakan jumlah penumpang, baik domestik maupun internasional, membawa dampak yang signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Penambahan jumlah wisatawan domestik dan internasional mengindikasikan ekonomi yang positif serta minat yang terus meningkat terhadap IKN, memberi dampak baik bagi Balikpapan,” tuturnya.
Adapun menjelang perayaan kemerdekaan Indonesia yang berlangsung di Ibu Kota Nusantara (IKN), Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan mengalami lonjakan jumlah penumpang.
Stakeholder Relation Manager Bandara SAMS Retnowati mengungkapkan jumlah penumpang di bandara meningkat sekitar 20 persen pada periode tersebut.
“Itu merupakan kenaikan signifikan dari periode normal seperti Juli 2024. Di mana jumlah penumpang per harinya sekitar 15.000 orang,” sebutnya.
Selama sepekan sebelum dan sesudah upacara 17 Agustus, sekitar 2.260 penerbangan dengan total penumpang 268.969 orang. Perinciannya 1.075 penerbangan dengan 132.984 penumpang selama sepekan sebelum 17 Agustus dan 1.185 penerbangan dengan 135.985 penumpang selama sepekan setelah 17 Agustus.
“Peningkatan sekitar 2 persen yang terjadi sebelum dan sesudah hari kemerdekaan menunjukkan ada lonjakan permintaan yang signifikan. Tentunya berdampak pada operasional bandara dan juga sektor-sektor terkait lainnya,” ucapnya. (rom/jnr)
Editor : Azwar Halim