Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Warga GSU Nikmati Air Bersih, Pilot Project Kota Kita Akhirnya Terwujud                                   

Radar Tarakan • Jumat, 13 September 2024 | 10:01 WIB

 

ANGGI PRADITHA/KP BANTU SEKOLAH: Air dari sumur bor dalam Kota Kita turut membantu guru dan murid di SD 025 Balikpapan Tengah yang sebelumnya sulit air karena berada di perbukitan.
ANGGI PRADITHA/KP BANTU SEKOLAH: Air dari sumur bor dalam Kota Kita turut membantu guru dan murid di SD 025 Balikpapan Tengah yang sebelumnya sulit air karena berada di perbukitan.

BALIKPAPAN – Air bersih akhirnya mengalir untuk warga Kelurahan Gunung Sari Ulu (GSU). Setelah ada treatment air bersih hingga pembangunan sarana pendukung dari sumur bor dalam.

Sumur bor dalam yang berada di RT 35 akan mengaliri ke warga sekitar. Termasuk RT 29, RT 37, dan RT 40. Seusai persiapan kurang lebih satu bulan, peluncuran pilot project Kota Kita berlangsung pada Rabu (11/9).

Ini bagian dari program Kota Kita oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Balikpapan dengan menggandeng pentahelix.

Terdiri dari pemerintah, masyarakat, akademisi, swasta atau pengusaha, sampai media. Semua berperan sesuai kemampuan masing-masing

Kepala Disperkim Rafiuddin mengatakan, pihaknya bersyukur kerja sama dari berbagai pihak ini bisa mewujudkan penyediaan air bersih di Kelurahan GSU. “Sekaligus membantu perekonomian warga sekitar,” ucapnya kepada awak media.

Terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Mengingat operasional dan pemeliharaan sumur bor dalam dikelola oleh masyarakat sekitar. Air dari sumur bor dalam ini juga turut membantu suplai air untuk SD 025 Balikpapan Tengah.

Selama ini, siswa dan guru kesulitan mendapatkan air bersih. Meski sekolah berlokasi dilalui jalan utama dan terdapat sambungan pipa PDAM. Namun kawasan GSU sulit teraliri air. Apalagi yang berada di perbukitan.

Dalam kesempatan tersebut, Labkesda Balikpapan menyerahkan dokumen hasil uji coba air sumur bor dalam yang telah dinyatakan layak air bersih. Sebelum mendapat treatment, air masih berwarna kuning. Kini air sudah berwarna jernih.

TAK LAGI SULIT AIR

Salah satu warga RT 35 Kelurahan GSU Wawan menuturkan, selama ini warga sekitar susah mendapatkan air bersih. Meski rumahnya sudah tersambung pipa PDAM. Kenyataannya air tetap sulit mengalir.

Baca Juga: Presiden Akan Sering Bolak Balik Kaltim, Jokowi Berencana Ngantor di IKN Hingga 19 Oktober                      

Mengingat lokasi permukiman berada di perbukitan. Maka keberadaan sumur bor dalam ini menjadi harapan baru bisa mendapat air dengan mudah.

Warga sangat terbantu dengan fasilitas tersebut. “Tinggal buka keran sekarang sudah mengalir,” ujarnya. Wawan bercerita telah menjadi bermukim di sana sejak 2000 silam. Selama ini untuk memenuhi kebutuhan air dengan membeli air dari layanan penjualan tangki PDAM.

“Sebulan harus beli air sampai 3 tangki untuk kebutuhan satu rumah. Biaya sekitar Rp 50 ribu per tangki,” imbuhnya. Dia berharap, adanya air ini bisa membantu masyarakat tak lagi kesulitan akses air bersih. (gel/jnr)

Editor : Azwar Halim
#pilot project #sumur bor #balikpapan #air bersih #Disperkim #warga GSU