BALIKPAPAN - Operasional Balikpapan City Trans masih berjalan seperti biasa di tengah masa uji coba yang berlangsung selama tiga bulan.
Transportasi umum yang diinisiasi oleh Kementerian Perhubungan ini sedang dalam tahap pengujian untuk menentukan kelayakan dan tarif yang akan dikenakan kepada pengguna.
Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan Adwar Skenda Putra, menyatakan bahwa survei intensif sedang dilakukan oleh konsultan untuk mengumpulkan data mengenai koridor yang paling sesuai serta tarif yang diinginkan oleh warga Kota Minyak.
Menurut Adwar, hasil survei yang dikumpulkan hingga akhir September ini akan menjadi dasar penetapan tarif operasional Balikpapan City Trans, yang rencananya akan mulai diberlakukan pada Oktober mendatang.
"Operator dan konsultan tidak boleh berhenti survei sampai mendapatkan data akhir September ini," jelasnya.
Selama masa uji coba, pengguna Balikpapan City Trans tidak dikenakan tarif alias gratis hingga akhir September. Namun, mulai Oktober, pengguna diharuskan membayar untuk menikmati layanan ini.
Adwar menekankan bahwa penetapan tarif tetap harus melalui Surat Keputusan (SK) dari menteri, sehingga ada kemungkinan tarif ditetapkan lebih cepat dari rencana awal.
Survei yang dilakukan sempat terkendala akibat penghentian sementara operasional Balikpapan City Trans untuk evaluasi selama dua pekan.
Namun, survei tetap berjalan dengan dukungan dari Dinas Perhubungan yang menyebarkan formulir survei kepada masyarakat secara daring.
Antusiasme warga terhadap Balikpapan City Trans sangat positif, dengan rata-rata penggunaan di atas 50 persen setiap kali angkut.
Saat ini, Balikpapan City Trans mengoperasikan 19 unit armada, dengan 17 unit beroperasi di tiga koridor yang tersedia, sementara dua unit lainnya sebagai cadangan.
Setiap armada hanya mengangkut dan menurunkan penumpang di lokasi yang terdapat rambu bus stop.
Adwar menyebutkan bahwa fasilitas seperti halte bus masih terbatas karena keterbatasan anggaran dari APBD Balikpapan.
Namun, beberapa halte di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman telah dibangun melalui bantuan dari Bank Mandiri, BRI, dan terbaru dari BNI.
"Dengan adanya bantuan ini, kami berharap Balikpapan City Trans dapat terus meningkatkan pelayanannya dan memenuhi kebutuhan transportasi umum masyarakat Kota Beriman," pungkas Adwar. (kpg/jnr)
Editor : Azwar Halim