Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Warga Minta Segera Revitalisasi Pasar Sepinggan         

Azwar Halim • Selasa, 30 Januari 2024 | 11:34 WIB
KP  MUSRENBANG : Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan Haemusri (pegang mik) yang hadir dalam kegiatan Musrenbang Kecamatan Balikpapan Selatan.
KP MUSRENBANG : Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan Haemusri (pegang mik) yang hadir dalam kegiatan Musrenbang Kecamatan Balikpapan Selatan.
BALIKPAPAN–Revitalisasi Pasar Sepinggan yang berada di wilayah Kecamatan Balikpapan Selatan, tepatnya di Kelurahan Sepinggan, dianggap penting untuk meningkatkan kualitas pasar sebagai pusat perdagangan. Hal itu muncul saat pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Balikpapan Selatan.

Camat Balikpapan Selatan Muhammad Hakim mengungkapkan, revitalisasi Pasar Sepinggan juga dinilai sangat penting. Salah satu pasar tradisional di Balikpapan itu memiliki permasalahan umum dengan semakin menjamurnya PKL di pinggir jalan dan parkir kendaraan roda dua yang tidak pada tempatnya.

Menurutnya, perlu koordinasi dengan instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan dalam menertibkan kawasan Pasar Sepinggan.

“Untuk jangka panjangnya Pasar Sepinggan perlu ditata ulang kembali, sehingga menjadi pasar yang lebih baik lagi dalam menjalankan roda perekonomian,” ucapnya.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Balikpapan Haemusri yang hadir dalam kegiatan itu turut memberi pendapat. Meski ada usulan pembangunan fisik, juga ada usulan infrastruktur sosial, sebagai pengembangan ekonomi berkelanjutan.

“Jadi di Kecamatan Balikpapan Selatan sistem pengembangan ekonomi kerakyatan bisa berbasis UMKM. Para lurah cari lokasi yang ada untuk bagaimana ada pengembangan UMKM. Karena itu perlu, dan harus ditumbuhkan di kecamatan yang ada di Balikpapan,” ujarnya.

Disdag pekerjaannya ada empat, yaitu pasar, inflasi, komoditas pangan dan ekspor-impor. Dari 12 pasar yang ada, hanya 10 pasar yang sampai saat ini melaksanakan operasionalnya untuk melayani masyarakat.

Fokus kebijakan Disdag di 2023 hanya ada di dua pasar, yakni Pasar Klandasan dan Pandansari. Khusus Pasar Sepinggan, itu merupakan pasar tradisional, detail engineering desain (DED)-nya juga sudah ada.

Secara administrasi kepemilikan sudah sertifikat dan akan mudah untuk revitalisasinya. Beda dengan Pasar Klandasan, tambal sulam saja karena tidak bisa diusulkan ke pusat terkait pengembangan pasar.

“Khusus di Pasar Sepinggan siap. Kami sudah buat proposalnya terkait revitalisasi Pasar Sepinggan, mudahan tahun ini bisa terlaksana. Sementara saya bangun DED-nya terkait pengembangan itu,” pungkas Haemusri. (pms/dra/k16/jnr) Editor : Azwar Halim
#kaltim