TENGGARONG - Ratusan jiwa berkumpul di Lapangan Kampun Penoon Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk menyaksikan Tabligh Akbar bersama Guru Udin dan Guru Jamal Samarinda, Selasa (25/2).
Sedari awal hingga akhir, ratusan jemaah ini setia menyaksikan ceramah yang disampaikan kedua tokoh agama asal Samarinda ini, bersamaan dengan lantunan sholawat yang sejuk.
Kesuksesan kegiatan ini tidak lepas dari kerjasama Pemerintah Desa (Pemdes) Long Beleh Modang bersama masyarakat, tokoh dan pemuda dengan PT Rencana Mulia Baratama (RMB) dan Indo Bara Pratama (IBP) yang ingin meningkatkan iman dan taqwa warga setempat jelang Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah.
Kepala Desa (Kades) Long Beleh Modang Jecky Iskandar menyampaikan apresiasi kepada PT RMB dan IBP, yang telah mendukung kegiatan islami ini. Melihat antusiasme warga juga, ia bersyukur kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan lancar hingga akhir.
"Semoga dari kegiatan ini masyarakat dapat mengambil intisari guru dan mengaplikasikannya pada kehidupan sehari-hari. Kedepan kami harap kegiatan ini rutin dikolaborasikan, secara keagamaan maupun kerakyatan dan pembinaan," tutur Jecky.
Erwinsyah, tokoh masyarakat Desa Long Beleh Modang turut mengapresiasi kehadiran dunia swasta mendukung kegiatan keagamaan ini.
Dan ia harap perusahaan lain sekitar desanya bisa mencontoh kegiatan ini. "Terima kasih kepada PT RMB dan IBP atas dukungannya, semoga kegiatan ini bisa meningkatkan pemberdayaan kami," ungkapnya.
Sementara itu, Senior Manager External PT RMB Herman Jalung memastikan bahwa dunia swasta pada prinsipnya selalu mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang keagamaan.
Untuk itu, melalui Tabligh Akbar ini, ia harap dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat di sisi budaya dan agama.
"Kedepan masih banyak program yang kami lanjutkan, baik dari sisi pendidikan, ekonomi kerakyatan dan banyak lagi untuk masyarakat sekitar. Sehingga mereka merasakan kehadiran perusahaan sekitar, dan khususnya kami PT RMB di Kembang Janggut," tutupnya. (adv/jnr)
Editor : Azwar Halim