JAKARTA - Harga emas keluaran logam mulia PT Aneka Tambang Tbk tercatat naik Rp 19.000 menjadi Rp 1.543.000 per gram, pada Jumat (3/1). Harga ini tercatat menjadi kenaikan kedua selama perdagangan awal tahun baru setelah anjlok menjadi Rp 1.515.000 sejak akhir tahun 2024.
Harga emas yang naik juga berlaku untuk penjualan kembali atau buyback emas Antam sebesar Rp 18.000 menjadi Rp 1.392.000 per gram dari sebelumnya Rp 1.374.000 per gram.
Sehingga jika pemegang emas batangan Antam mau menjual koleksiannya pada hari ini, maka bisa dikenakan harga jual sebesar Rp 1.392.000 per gram.
Khusus untuk pemilik emas batangan yang telah dibeli sejak Januari tahun 2020, maka harga jual yang diperoleh cukup menguntungkan alias cuan. Pasalnya, harga emas pada 20 Januari 2020 berada di level Rp 778.800 per gram.
Sehingga jika emas Antam sebanyak 5 gram dengan harga beli tahun 2020 senilai Rp 3.894.000 akan dijual hari ini, maka laku sebesar Rp 6.960.000 (belum termasuk pajak).
Dengan begitu, keuntungan yang diperoleh secara total dari penjualan 5 gram emas Antam tahun 2020 tersebut sebesar Rp3.066.000.
Baca Juga: 33.016 Orang Menyeberang dari Jawa ke Sumatera
Mengutip Reuters, harga emas Antam mencapai titik tertinggi dalam lebih dari dua minggu pada hari Kamis (2/1) atau Jumat (3/1) didorong oleh pembelian aset safe haven.
Sedangjan pasar mengambil posisi menjelang prospek suku bunga Federal Reserve dan dampak potensial dari tarif perdagangan yang diusulkan Presiden terpilih Donald Trump.
Harga emas spot naik 1,2 persen menjadi USD 2.654,24 per ons dan harga emas berjangka AS menetap 1,1 persen lebih tinggi pada USD 2.669.
Emas batangan tumbuh subur dalam lingkungan suku bunga rendah karena bertindak sebagai lindung nilai terhadap risiko ekonomi dan geopolitik. (jpg/har)
Editor : Azwar Halim