TANJUNG REDEB - Jumlah penduduk di Berau terus bertambah hingga pertengahan tahun ini. Dari data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Berau, diketahui terjadi pertumbuhan penduduk mencapai 7.945 jiwa dibandingkan akhir tahun lalu.
Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji mengatakan, faktor utama yang menyebabkan pertambahan ini adalah kelahiran hingga perpindahan penduduk dari daerah lain. Dari data pihaknya, pada semester kedua 2023 lalu terdapat 280.998 jiwa.
Terdiri dari laki-laki 149.271 jiwa dan 131.727 jiwa perempuan. Sedangkan pada semester satu tahun 2024, penduduk Berau berjumlah 288.943 dengan 153.497 laki-laki dan 135.446 perempuan.
"Jika dibandingkan dengan semester kedua tahun 2023, ada kenaikan jumlah penduduk pada semester pertama tahun 2024," ujarnya Selasa (30/12).
Dari hasil evaluasi, ia menjelaskan, pertambahan penduduk karena kelahiran dan pernikahan menjadi faktor dominan. Banyak pasangan yang baru menikah memutuskan untuk menetap di Berau, sementara sejumlah pasangan lain juga melaporkan kelahiran anak yang menambah jumlah penduduk.
"Banyak orang yang datang ke Berau dengan tujuan untuk mencari pekerjaan. Berdasarkan data kami, sekitar 90 persen dari permohonan perpindahan penduduk datang dengan alasan utama mencari pekerjaan. Sisanya sekitar 10 persen, datang dengan alasan lain, seperti urusan keluarga atau pendidikan," terang David.
Fenomena perpindahan penduduk ini, umumnya didorong kebutuhan masyarakat yang datang dari luar daerah untuk mencari peluang pekerjaan di Berau.
Banyak dari mereka yang awalnya tidak berniat untuk pindah domisili, tetapi karena adanya persyaratan administratif terkait pekerjaan atau perusahaan yang mereka tempati, mereka akhirnya memilih melakukan perpindahan data kependudukan.
"Salah satu contoh nyata adalah mereka yang bekerja di perusahaan, mengharuskan penggunaan KTP Berau untuk keperluan administrasi. Seperti membuka rekening bank atau keperluan pembayaran lainnya," jelasnya
Disdukcapil Berau dikatakannya, berupaya mengelola data kependudukan dengan baik. Supaya dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya untuk memastikan setiap perubahan status kependudukan, baik itu kelahiran, pernikahan, ataupun perpindahan, tercatat dengan akurat dalam sistem.
"Setiap perubahan status kependudukan harus tercatat dengan benar. Ini penting untuk memastikan bahwa data kependudukan di Berau tetap valid dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan administrasi serta pembangunan daerah," pungkasnya. (sen/arp/jnr)
Editor : Azwar Halim