Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

BI Siapkan QRIS NFC pada Kuartal-I 2025

Radar Tarakan • Sabtu, 21 Desember 2024 | 10:00 WIB
INOVASI: Pengunjung sedang bertransaksi menggunakan QRIS wondr by BNI pada gelaran wondrful Indonesia Comic Con 2024 di Jakarta.
INOVASI: Pengunjung sedang bertransaksi menggunakan QRIS wondr by BNI pada gelaran wondrful Indonesia Comic Con 2024 di Jakarta.

JAKARTA - Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) sudah berjalan selama lima tahun sejak diluncurkan. Bank Indonesia (BI) berencana memperluas implementasinya.

Salah satunya, menggunakan tap NFC. Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) menyambut antusias kemudahan transaksi tersebut.

Direktur Eksekutif Aftech Aries Setiadi menyatakan, sistem pembayaran menggunakan QRIS berkembang pesat. Bahkan realisasinya selalu melampaui target.

Per November 2024, jumlah merchant/pedagang yang menggunakan QRIS sebanyak 35,1 juta dari 64 juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

"Dari bulan ke bulan maupun year-on-year di atas 100 persen pertumbuhannya. Dan potensinya masih sangat luas," ungkapnya di bilangan Sabang, Jakarta Pusat, Kamis (19/12).

Penggunaan QRIS juga tidak hanya sebatas untuk pembayaran saja. Kini, pengguna bisa melakukan transaksi transfer, tarik tunai, dan setor tunai menggunakan QRIS Tuntas. Bisa melalui agen maupun mesin ATM.

Kemudian juga nanti pengembangannya akan ada tap NFC QRIS. Meski demikian, Aries menilai, penggunaan awalnya mungkin lebih banyak di kota-kota besar. Di sisi lain, pemilik handphone dengan NFC di daerah masih terbatas.

"Karena handphone flagship yang punya NFC masih limited. Beberapa dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Bank Indonesia percontohan itu (NFC) dipakai lebih untuk transportasi. Seperti MRT, LRT, busway TransJakarta," ujar dosen PKN STAN itu.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengungkapkan, akselerasi penggunaan QRIS luar biasa. Tecermin dari pengguna QRIS per November 2024 sebanyak 55,02 juta.

 Baca Juga: Maksimalkan Jukir Binaan untuk Tingkatkan PAD                             --JUDUL

Realisasi tersebut melampaui dari target 55 juta pengguna. Begitu pula volume transaksi yang ditargetkan 2,5 miliar kali telah menembus 5,46 miliar. Sudah mencapai 218 persen.

Dari capaian tersebut, membuat BI mematok 6,5 miliar transaksi di 2025. Didorong dengan teknologi baru Tap NFC QRIS.

"Tap NFC QRIS ini hadiah ya untuk kita semua. Sudah 5 tahun, sudah bisa geraknya agak lincah. Kalau tidak ada halangan mudah-mudahan di triwulan I (2025) bisa melakukan implementasi ini," ungkap Filianingsih.

 Baca Juga: Polisi Tunggu Hasil Visum, Heboh, Penemuan Jasad di Guest House Samarinda

Meski, pemberlakuannya masih akan dilakukan secara terbatas. Sembari terus melengkapi aspek teknis dan bisnis saat uji coba.

"Saat ini Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) siap, industri siap, tapi kita melakukan persiapan aspek bisnis dan teknis," imbuhnya.

Perempuan yang akrab disapa Fili itu menyatakan, sudah melakukan uji coba. Baik itu system integration testing (SIT) dan user acceptance testing (UIT) dengan tingkat kesuksesan 100 persen.

Peluncuran pertama Tap NFC QRIS akan disiapkan untuk penggunaan di sektor transportasi.(jpg/ana)

Editor : Azwar Halim
#Kuartal I #bi #aftech #Qris NFC #jakarta