TANJUNG SELOR - Pemkab Bulungan terus berupaya mewujudkan kabupaten ramah disabilitas. Hal itu disampaikan Asisten I Setkab Bulungan H Jamal dalam malam keakraban difable inklusi fest 2K24 di Tugu Cinta Damai, Tanjung Selor pada Sabtu (7/12).
Jamal mengatakan, difable inklusi fest bukan sekedar perayaan tapi juga simbol kabupaten yang ramah bagi semua termasuk para penyandang disabilitas.
“Pemda Bulungan terus berupaya memperkuat kebijakan yang inklusif dengan menerapkan peraturan daerah terkait hak penyandang disabilitas,” kata Jamal kepada Radar Kaltara, Minggu (8/12).
Selain itu, aksesbilitas terhadap fasilitas umum, pendidikan dan kesempatan kerja. Kemudian mengedukasi masyarakat akan pentingnya kesetaraan hak agar setiap individu mendapat perlakuan yang adil.
Serta mendukung kemandirian difabel melalui program pelatihan keterampilan, bantuan usaha dan fasilitasi kewirausahaan.
“Pemda Bulungan akan terus memberikan dukungan nyata dan konkret untuk memastikan bahwa Bulungan menjadi wilayah yang inklusif dan ramah bagi semua lapisan masyarakat. Melalui kerja sama antar pemerintah, masyarakat dan mitra terkait, diharapkan visi terwujudnya Bulungan yang ramah disabilitas dapat diwujudkan dengan baik dan berkelanjutan,” pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim