Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Upacara Peringatan HUT ke-79 PGRI dan HGN Tahun 2024, Pj Bupati: Jangan Lupakan Sejarah, PGRI Memajukan Dunia Pendidikan

Radar Tarakan • Kamis, 28 November 2024 | 10:00 WIB

 

 

ISTIMEWA UPACARA PERINGATAN: Pj Bupati PPU Muhammad Zainal Arifin saat memimpin upacara peringatan HUT ke-79 PGRI dan HGN Tahun 2024, Senin (25/11).
ISTIMEWA UPACARA PERINGATAN: Pj Bupati PPU Muhammad Zainal Arifin saat memimpin upacara peringatan HUT ke-79 PGRI dan HGN Tahun 2024, Senin (25/11).

PENAJAM - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin pimpin jalannya upacara peringatan HUT ke-79 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2024, Senin (25/11) yang digelar di halaman depan Kantor Bupati PPU.

Pj Bupati PPU Muhammad Zainal Arifin membacakan sambutan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi menyampaikan, terima kasih disampaikan kepada Pemerintah Republik Indonesia yang telah menghargai perjuangan para pendidik-guru dan dosen, pendidik non formal dan tenaga kependidikan, dengan menetapkan hari lahir PGRI pada tanggal 25 November sebagai HGN melalui penetapan keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 1994.

” ari ini, 25 November 2024 kita kembali mengenang sejarah 79 tahun lalu, tepat seratus hari setelah proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, 25 November 1945. PGRI hadir sebagai wadah perjuangan guru, pendidik, dan tenaga kependidikan dalam memperjuangkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), berperang melawan kebodohan dan keterbelakangan, serta berkhidmat pada negara dalam memajukan Pendidikan Nasional,” ujar Zainal.

Dirinya mengungkapkan, PGRI menaruh harapan besar kepada pemerintahan yang baru untuk dapat mempercepat laju peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Pada kesempatan HUT PGRI/HGN ini, izinkan PGRI mengusulkan dan memohon agar pemerintah bersama DPR menyusun Undang-Undang Perlindungan Guru. Undang-Undang ini dimaksudkan untuk melindungi dunia pendidikan, melindungi guru, siswa, tenaga kependidikan agar terbebas dari kekerasan,” terangnya.

Kemudian Zainal juga mengungkapkan bahwa PGRI sebagai organisasi profesi menjadi kekuatan moral intelektual para guru, pendidik, dan tenaga kependidikan dalam memperjuangkan peningkatan harkat martabat anggotanya.

Oleh karena itu, PGRI menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru, pendidik, honorer, negeri dan swasta, dalam binaan kementerian pendidikan maupun kementerian agama, dan tenaga pendidikan.

Berkat dedikasi mereka, proses pembelajaran dan pendidikan tetap berlangsung dalam berbagai keadaan.

“Kami mohon para guru, pendidik dan tenaga kependidikan sebagai rekan sejawat bekerja dengan sungguh-sungguh, menjaga integritas, menjadi contoh dalam pendidikan karakter dan PGRI juga mengajak para guru untuk melakukan transformasi pembelajaran, pertumbuhan mindset, terus belajar, berkarya, kreatif, inovatif, dan saling berbagi pengetahuan, sikap serta keterampilan,” tutupnya. (kominfo/jnr)

Editor : Azwar Halim
#sejarah #penajam #pj bupati #memajukan #HGN Tahun 2024 #dunia pendidikan #pgri #Upacara Peringatan