PENAJAM – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah merancang pembangunan rumah produksi percontohan untuk Kelompok Pengolahan dan Pemasaran (Poklahsar).
Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi proses produksi hasil perikanan, sekaligus mendukung pengembangan usaha para anggota Poklahsar.
Kepala Bidang (Kabid) Penguatan Daya Saing, Diskan PPU, Amirullah menjelaskan, pembinaan terhadap Poklahsar di wilayah PPU sudah menunjukkan hasil positif.
Beberapa Poklahsar seperti Citra Laut dan Sinar Bone, Haji Panca, kini telah mencapai status madya, satu tingkat lebih tinggi dari kategori Poklahsar Pemula.
Namun meski telah mengalami perkembangan signifikan, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya fasilitas rumah produksi yang memadai. "Kami coba usulkan tahun depan," ujar Amirullah, ditemui di kantornya, Senin (18/11).
Amirullah menyoroti pentingnya pemisahan antara dapur basah (rumah tangga) dan dapur kering (tempat produksi) untuk memastikan standar kebersihan dan kualitas produk.
"Selama ini, banyak Poklahsar yang masih menggunakan dapur pribadi untuk produksi, yang tentu saja tidak sesuai dengan standar yang seharusnya. Kami ingin mengubah pola pikir masyarakat bahwa pemisahan dapur produksi itu penting," ungkapnya.
Ia menambahkan, pembangunan rumah produksi yang representatif akan menjadi percontohan, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pengolahan hasil perikanan dan memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha.
Amirullah menyebut, rencana pembangunan ini akan dilakukan secara bertahap. Dengan adanya fasilitas yang lebih baik, proses produksi hasil perikanan akan lebih teratur dan terkontrol, mulai dari penerimaan ikan hingga pengolahan akhir.
"Itu rencana ke depan dilakukan secara perlahan. Karena memang tidak harus langsung, tapi bertahap," ucapnya. (kpg/jnr)
Editor : Azwar Halim