VP Marketing Business Partner Korporasi (MBPK) Pupuk KaltimIndah Febrianty, mengungkapkan potensi pertanian kakao di kawasan timur Indonesia sangat potensial, dan beberapa daerahmenjadi sentra kakao nasional dengan kapasitas produksi yang terbilang tinggi. Maka dari itu, Pupuk Kaltim mengambil langkahstrategis untuk turut serta mendukung pengembangan produktivitaskakao melalui inovasi pupuk NPK Pelangi formula khusus bagisektor tersebut, agar bisa didorong lebih optimal.
Salah satu daerah dengan produktivitas kakao terbaik yakniKabupaten Kolaka Utara Sulawesi Tenggara, yang turut menjadiperhatian Pupuk Kaltim dalam pengembangannya. Dimana daerahini memiliki luas lahan kakao mencapai 60.175 Hektare (Ha), dan menjadi lanskap strategis Pupuk Kaltim untukmengimplementasikan tata kelola pertanian secara maksimal. Bahkan pada tahun 2023, Kabupaten Kolaka Utara mendapatkanalokasi pupuk terbesar di Sulawesi Tenggara sebesar 6.804 ton.
Baca Juga: Resmikan Turnamen Mahjong, Bupati Bulungan: Jadikan Perekat Kebersamaan dalam Membangun Bulungan
"Pupuk Kaltim sangat mendukung kesinambungan upaya bersamaPemerintah dalam mendorong produktivitas kakao di Kolaka Utara, sehingga komoditas ini dapat semakin dimaksimalkan," ucap Indah Febrianty, Selasa (13/2/2024).
Langkah ini pun direalisasikan dengan sejumlah inisiasi strategis, mulai dari dukungan berbagai ajang yang melibatkan para petani, hingga mengambil peran dalam melakukan edukasi untukpeningkatan pengetahuan masyarakat akan implementasi polapemupukan dan daya dukung lahan. Seperti pada Desember 2023 lalu, Pupuk Kaltim pun mendukung Festival Cokelat Kolaka Utara dalam rangka HUT ke-20 Kabupaten tersebut, sekaligusmengenalkan produk unggulan Pupuk Kakao NPK Pelangi untukmendorong produktivitas tanaman kakao.
Termasuk produk unggulan lainnya seperti Urea Daun Buah, NPK Pelangi, Pupuk Hayati Ecofert hingga Biodekomposer Biodex. Seluruh produk tersebut didorong Pupuk Kaltim dalam menjagaketahanan pangan nasional dengan penggunaan secara berimbangdalam memacu pertumbuhan tanaman. Diperlukan pemupukanberimbang dalam rangka menjaga produktivitas tanaman agar tetapbaik dan lahan tetap lestari.
Baca Juga: Mengenal Kelawi, Pemenang Desa BRILiaN Hijau BerkatInovasi Berkelanjutan
Menurut Indah, partisipasi Pupuk Kaltim pada ajang tersebut bukanhanya sekadar kontribusi, tapi juga manifestasi konkret akankomitmen Perusahaan dalam mendukung keberlanjutan sektorpertanian untuk mengembalikan kejayaan kakao Kolaka Utara. Produk subsidi Pupuk Kakao NPK Pelangi dapat menjadi solusiuntuk pertumbuhan komoditas, karena formulasinya dirancangsesuai kebutuhan tanaman dan karakteristik lahan.
Selain itu untuk memacu produktivitas lebih maksimal, PupukKaltim juga merancang produk nonsubsidi yang juga diformulasikansecara khusus untuk tanaman perkebunan termasuk kakao. Produknonsubsidi pun didasari riset serta pengembangan cermat, denganmemastikan setiap formula memenuhi kebutuhan spesifik tanaman, serta mampu meningkatkan daya dukung lahan terhadap berbagaitantangan lingkungan untuk memberikan hasil panen yang optimal.
"Melibatkan teknologi dan inovasi terkini, Pupuk Kaltimmemastikan bahwa Pupuk Kakao NPK Pelangi tidak hanyamemberikan nutrisi esensial bagi pertumbuhan kakao, tapi juga terhadap peningkatan kualitas dan hasil panen. Begitu pun produknonsubsidi, dirancang untuk memberikan solusi yang lebih holistikdan efektif dalam mendukung pertumbuhan dan produktivitastanaman," terang Indah.
Baca Juga: Sudah Dilarang, Pedagang BBM Eceran Pom Mini Makin Marak
Sejalan dengan itu, Pupuk Kaltim pun melihat potensi kakao KolakaUtara tidak hanya sebagai sasaran strategis tapi juga bentukkemitraan yang sinergis dalam pengembangan sektor pertanian dan perkebunan. Mulai dari tataran petani, Pemerintah Daerah hinggapemangku kepentingan lainnya agar pengembangan sektor pertaniankakao maupun komoditas lainnya bisa lebih dipacu, denganmengarahkan pada tata kelola yang lebih moderen, berkelanjutanserta berdaya saing melalui adopsi teknologi pertanian mutakhir dan terkini.
"Dengan melibatkan petani dalam penggunaan produk, PupukKaltim berharap dapat mempercepat adopsi teknologi pertanianyang lebih modern dan berkelanjutan, melalui kemitraan strategisuntuk mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan di kawasantimur Indonesia," tambah Indah.
Pejabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding, menyambutoptimis dukungan Pupuk Kaltim dalam mendorong produktivitaskakao di daerahnya, sebagai bentuk penegasan pentingnyakolaborasi antara pemerintah daerah dan swasta untuk optimalisasisektor pertanian daerah. Kata Sukanto, pihaknya sejauh ini terusberupaya maksimal untuk mengembalikan kejayaan kakao KolakaUtara, melalui serangkaian program strategis yang diinisiasi untukmemaksimalkan potensi komoditas. Mulai dari peremajaan tanaman, strategi peningkatan nilai tambah melalui pengolahan hasil, hinggalangkah nyata mendorong hilirisasi sektor kakao.
Baca Juga: Harga Bahan Pangan Pokok Naik Jelang Ramadan, Pedagang Tak Berani Pasok Barang Banyak
“Komitmen kami adalah terlibat secara konkret dalam memajukansektor pertanian dan perkebunan dengan berbagai upaya, sehinggapotensi komoditas di Kolaka Utara bisa semakin dimaksimalkan,” ujar Sukanto Toding.
Dirinya pun berharap sinergi bersama Pupuk Kaltim dapat terusberjalan berkesinambungan, tidak hanya terkait ketersediaan pupukyang memadai tapi juga peningkatkan kapasitas petani untukmengoptimalkan tata kelola lahan, maupun pengembangankomoditas melalui pendampingan. Dari hal tersebut, produktivitaskakao Kolaka Utara bisa kembali didongkrak hingga memberikandampak lebih signifikan terhadap pembangunan ekonomi daerahdan kesejahteraan petani.
"Hal inilah yang kami harap dari kemitraan strategis bersama PupukKaltim, agar potensi kakao Kolaka Utara bisa terus dikembangkanseiring meningkatnya kapasitas petani dan pelaku pertanian di daerah," pungkas Sukanto Toding.(*)
Editor : Azwar Halim