Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Petani Mandiri Tanjung Agung ‘Disuntik’ Bibit Sawit

Azwar Halim • Senin, 27 November 2023 | 09:24 WIB
EKONOMI: Penyerahan bibit sawit kepada petani mandiri binaan PT PKN di Desa Tanjung Agung. IWAN K/RADAR KALTARA
EKONOMI: Penyerahan bibit sawit kepada petani mandiri binaan PT PKN di Desa Tanjung Agung. IWAN K/RADAR KALTARA
TANJUNG SELOR - PT Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) memberikan ‘suntikan’ bibit kelapa sawit terhadap petani mandiri di Desa Tanjung Agung, Tanjung Palas Timur, Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Hal ini merupakan tindakan nyata dari empat pilar PKN, tepatnya untuk pilar ketiga yaitu kontribusi sosial dan ekonomi. Selain itu, langkah yang dilakukan salah satu perusahaan tambang batu bara di Bulungan ini merupakan bentuk prinsip pentahelix.

Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Dinas Pertanian (Dispertan) Bulungan, Yuniarti Utami saat menghadiri kegiatan pengembangan cluster perkebunan sawit di Desa Tanjung Agung kemarin (26/11) menyampaikan apresiasinya terhadap PT PKN.

“Dalam hal ini, kita tetap mendorong sesuai dengan peraturan yang berlaku, bahwa kesesuaian lahan sawit di kawasan hutan tetap diutamakan,” ujar Yuniarti kepada Radar Kaltara saat ditemui usai kegiatan tersebut.

Dalam hal ini, lanjut Yuniarti, berkelanjutan dalam arti sesuai dengan aturan yang berlaku serta penekanannya harus STDB. Ini penting karena petani juga harus memiliki legalitas atas lahan pertaniannya.

Tentu, dengan luasan lahan perkebunan sawit yang bertambah ini, tentu secara otomatis itu akan mendorong pendapatan daerah melalui dana bagi hasil (DBH). Oleh karena itu, pemerintah daerah tentu berterima kasih atas program ini.

“Sebagai tindak lanjut atas ini, hilirisasi dari ini pemerintah daerah juga menyiapkan, selain dari tujuh pabrik CPO tadi, kita juga mendorong harusnya ada lagi dalam bentuk pabrik minyak goreng mini,” tuturnya.

Pastinya, seperti apa yang selalu dikatakan Bupati Bulungan, Syarwani bahwa semua pihak harus bersinergi, karena pemerintah daerah tentu tidak akan dapat bekerja sendiri melainkan tetap membutuhkan dukungan dari mitra strategis.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Agung, Marko mengucapkan terima kasih kepada PKN karena bantuan bibit sawit ini merupakan salah satu modal yang diberikan kepada masyarakat dalam arti bentuk partisipasi dari PKN.

“Tapi kami sebagai masyarakat, dibantukan bantuan bibit sawit ini tentu tidak langsung kelihatan mata, melainkan berproses. Seperti bantuan bibit sawit ini, apabila dia dalam perawatan, minimal 4-5 tahun baru kita produksi,” jelasnya.

Ia menegaskan, perkebunan sawit ini harus dijalankan di Desa Tanjung Agung. Karena sawit ini merupakan modal masyarakat setempat untuk bisa meningkatkan pendapatan dan ekonomi keluarganya.

“Pastinya pertanian yang ingin kami angkat di sini adalah kelapa sawit sebagai pertanian prioritas, tapi untuk pertanian jangka pendek juga ada,” sebutnya.

Di tempat yang sama, Exsternal Relation Manager PT PKN, Iwan Suryanto mengatakan bahwa pihaknya menginginkan dalam program pertanian itu bukan hanya sekedar bagi-bagi bibit kepada masyarakat, khususnya petani mandiri.

“Makanya kami monitor perkembangan petaninya. Kita juga punya data base, jadi kita bisa mengetahui mereka sudah sampai titik mana. Apakah cukup satu hektare, dua hektare atau harus nambah lagi,” tuturnya.

Tentu harapannya apa yang dilakukan ini dapat terus berkelanjutan. Dalam hal ini, pihaknya menginginkan ada sharing, karena petani sawit ini selain menjadi petani sawit, tentu secara otomatis mereka juga memiliki pendapatan.

Dalam hal ini, pihaknya juga tetap melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pertanian yang menjadi dampingan dari PKN. Artinya, jika ada yang tidak serius dalam menjalankan pertaniannya, bisa saja tidak dilanjutkan.

“Ini penting agar jangan sampai kita hanya menerima nama. Pastinya, motivasi di petani mandiri Tanjung Agung ini sudah bags, yang punya sawit pasti punya mobil. Tapi di sini saya juga ingatkan bahwa pendidikan harus jadi atensi,” bebernya.

Untuk diketahui, bantuan bibit sawit dari PT PKN untuk petani mandiri Tanjung Agung ini sekitar 10 ribu pohon. Bibit ini diberikan kepada 36 petani mandiri yang ada di salah satu desa di wilayah Kecamatan Tanjung Palas Timur ini. (iwk/lim) Editor : Azwar Halim
#kaltara #tanjung selor #bulungan #Pesona