Kegiatan jalan sehat dan senam zumba tersebut dikuti ratusan keluarga besar AirNav Cabang Tarakan dan stakeholder yang ada di Bandara Juwata Tarakan dan stakeholder di luar Bandara Juwata Tarakan.
Untuk memeriahkan Hut AirNav ke - 11, panitia menyediakan berbagai hadiah doorprize, seperti alat elektronik, sembako, hingga beragam hadiah lainnya.
General Manager AirNav Cabang Tarakan, Nizwar mengatakan, kegiatan jalan sehat dan senam zumba merupakan puncak rangkaian kegiatan merayakan Hut ke – 11 AirNav. “Rute jalan santai kita mengelilingi Bandara Juwata Tarakan, dan senam zumba kita laksanakan di halaman kantor AirNav Cabang Tarakan,” katanya.
Ia mengungkapkan, ada ratusan doorpize disediakan untuk peserta. Ada beberapa hadiah doorprize disumbangkan dari para stakeholder terkait. “Nanti kita bergantian, hari ini mereka sumbangkan hadiah doorprize, kalau mereka buat acara seperti ini, AirNav yang menyumbangkan hadiahnya,” ujarnya.
Di usia AirNav yang ke – 11 ini, ia berharap AirNav terus berkontribusi mamajukan penerbangan Indonesia. Bersama stakeholder , AirNav akan memberikan pelayanan navigasi yang aman, nyaman, efisen dan cepat.
“AirNav ini dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 77 tahun 2012, pada tanggal 13 September, dan memang perayaannya kita majukan pada hari ini, puncaknya pada tanggal 13 mendatang,” tuturnya.
Seiring berlalunya covid – 19, geliat ekonomi sudah mulai terlihat, penerbangan terus bekembang dan penumpang semakin meningkat. Untuk itu, seluruh stakeholder penerbangan teruslah memberikan atensi yang besar kepada keselamatan dan keamanan penerbangan.
Pada kesempatan ini, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang bergerak berasama AirNav, semoga kerjasama yang sudah terjalin selama ini terus ditingkatkan.
“Terima kasih juga kepada anak muda AirNav yang sudah bekerja keras mempersiapkan berbagai rangkaian kegiatan memeriahkan Hut AirNav ke – 11, sehingga kegiatanya berjalan sukses dan lancar,” pungkasnya.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak bermain layang – layangan yang mengarah ke Bandara Juwata Tarakan, karena sangat berbahaya untuk penerbangan. (adv/dob) Editor : Azwar Halim