Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Bimtek Prospek dan Potensi Usaha Budidaya Udang Galah Di Malinau

Azwar Halim • Senin, 17 Juli 2023 | 16:55 WIB
BIMTEK: Dosen FPIK UBT Dr. Muhammad Firdaus, S.Pi., M.Si dan Gazali Salim, S.Kel., M.Si menjadi nara sumber di kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Prospek dan Potensi Usaha Budidaya  Udang Galah (Macrobrachium Rosenbergii), di Malinau, Minggu (16/7).
BIMTEK: Dosen FPIK UBT Dr. Muhammad Firdaus, S.Pi., M.Si dan Gazali Salim, S.Kel., M.Si menjadi nara sumber di kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Prospek dan Potensi Usaha Budidaya  Udang Galah (Macrobrachium Rosenbergii), di Malinau, Minggu (16/7).
TARAKAN – Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Borneo Tarakan (UBT) melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tepatnya di Desa Malinau Kota, dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Prospek dan Potensi Usaha Budidaya Udang Galah (Macrobrachium Rosenbergii), Minggu (16/7).

Kegiatan Pengabdian Masyarakat merupakan salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa UBT yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Malinau Kota Kabupaten Malinau.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini berdasarkan surat penugasan Dekan FPIK UBT Bapak Rukisah Ph.D dan Ketua LPPM UBT Ibu Dr. Etty Wahyuni,  untuk melakukan Bimtek prospek dan potensi usaha budidaya udang galah (Macrobrachium Rosenbergii) di Malinau. Adapun narasumber yang memberikan materi, dosen FPIK UBT Dr. Muhammad Firdaus, S.Pi., M.Si dan Gazali Salim, S.Kel., M.Si.

Photo
Photo
APRESIASI: Dosen FPIK UBT Dr. Muhammad Firdaus, S.Pi., M.Si dan Gazali Salim, S.Kel., M.Si menerima pigam penghargaan.

Dekan FPIK UBT Rukisah, Ph.D melalui Gazali Salim, S.Kel., M.Si. mengatakan, kegiatan Bimtek prospek dan potensi usaha budidaya udang galah (Macrobrachium Rosenbergii) merupakan kegiatan pertama kali dari pihaknya sebagai peneliti di bidang domestikasi Udang Galah yang melakukan sosialisasi di Desa Malinau Kota Kabupaten Malinau.

“Sosialisasi ini merupakan luaran dari hasil penelitian Insinas (Inovasi Nasional) tahun 2020-2021 mengenai domestikasi Udang Galah, penelitiannya dilakukan di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Nunukan, Kabupaten Bulungan, Kabupaten Tana Tidung di Kaltara,” katanya kepada Radar Tarakan.

Ia menjelaskan, Udang Galah memiliki potensi yang berlimpah di perairan Delta Kayan, Sesayap dan Sembakung. Nilai potensi ekonominya juga cukup tinggi dengan harganya sekitar 60-120 ribu per kilogram, tergantung dari size udang galah. Udang Galah memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.

Ia mengungkapkan, pengembangan usaha budidaya dalam keberhasilan domestikasi Udang Galah, masih belum di temukan di daerah Kaltara. Sehingga perlu sinergisitas Pemerintah Kabupaten Malinau dalam mendukung dan memberikan kebijakan program dan anggaran kepada masyarakat nelayan dalam menghasilkan masyarakat mandiri dan kreatif serta inovatif dalam usaha budidaya Udang Galah.

Ia berharap masyarakat di desa Malinau Kota dapat mengaplikasikan dalam usaha budidaya Udang Galah (Macrobrachium Rosenbergii) dan di Kaltara dapat dilaksanakan di Desa tersebut.

Dosen FPIK UBT, Dr. Muhammad Firdaus, S.Pi., M.Si mengatakan, kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan implementasi keilmuan akademis dosen Program Studi (Prodi) Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP) ke masyarakat dalam menunjang kinerja pemerintah Kabuaten Malinau yang bermuara kepada kesejahteraan masyarakat.

Ditambahkan oleh Dr. Muhammad Firdaus bahwa, dalam upaya mewujudkan hal tersebut, diperlukan sinergitas dan komitmen yang tegas dan berkelanjutan antar akademisi, pemerintah, asosiasi, masyarakat, swasta dan media.

“Pemanfaatan potensi udang galah sebagai salah satu ikon sumberdaya perikanan di Kaltara, perlu menjadi perhatian semua pihak, agar keberadaan sumberdaya tersebut, mampu mensejahterakan masyarakat Kaltara,” ungkapnya.

Kegiatan Bimtek prospek dan potensi usaha budidaya Udang Galah di Malinau tersebut juga di dukung dengan DPD KNTI Malinau dan DPD KNTA Malinau. Ketua KNTI Malinau, Siti Aminah berharap kedepan, dari kegiatan ini dapat memunculkan program budidaya Udang Galah di Desa Malinau Kota dengan dukungan program sesuai dengan visi misi dari pemerintah Kabupaten Malinau.

“Yang berujung pada mensejahterakan masyarakat dengan memaksimalkan potensi sumberdaya perikanan air tawar,” harapnya.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari salah satu anggota DPRD Kabupatan Malinau yaitu Pdt. Robenson Radem. Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak akademisi FPIK UBT yang memberikan bimbingan teknis kepada petani atau nelayan di Kabupaten Malinau. Menurutnya, banyak sekali potensi di Kabupaten Malinau yang perlu dikembangkan, salah satunya adalah budidaya Udang Galah.

“Petani atau nelayan yang ada di Kabupaten Malinau, khususnya di Desa Malinau Kota dengan potensi sumberdaya perikanan air tawar yang berlimpah, sangat berharap adanya program atau kegiatan teknis tentang bagaimana mereka bisa kembangkan udang galah ini di Kabupaten Malinau,” ungkapnya.

Ia juga mengharapkan kerjasama FPIK UBT dengan petani dan nelayan di Malinau terus ditingkatkan, sehingga petani dan nelayan bisa menjadi andalan di Kabupaten Malinau.
Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Malinau ini mengatakan, petani atau nelayan lokal di Malinau masih menangkap udang dengan cara tradisional.

“Budaya kami orang lokal, kalau tangkap udang, yang besar diambil dan yang kecil dilepas,” ucapnya.

Patani atau nelayan di Malinau patuh terhadap budaya lokal, menjaga alam semesta termasuk air dan sungai. Oleh karena itu, kegiatan ini akan terus dilakukan untuk melakukan pembinaaan petani.

“Pemerintah Malinau punya program desa sarjana. Semoga melalui program ini, banyak anak – anak Malinau bisa belajar tentang bidang pertanian dalam arti luas, termasuk bidang perikanan,” tuturnya. (adv/dob)

Nama Mahasiswa KKN Kelompok 1 angkatan XIX Periode 2 tahun 2023.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ibu Ratnanengsih,S.ST.,M.Keb.
1.Ayu Indah Permatasari,
2.Aris Fadillah,
3. Christina,
4.Magdelena Awe Philipus,
5.Elvyanty Tandi Liku,
6.Ica Pawanty,
7. Arianty Tiku Kanan,
8. M. Rifky Kurniawan,
9. Suryadinata,
10. Nur Akira Sakura.
11. Siti Nurholifah,
12. Nur Rhamadania,
13. M. Fachrul Hamdhany, Galluh Editor : Azwar Halim
#tarakan #kaltara