Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid, S.E, M.M, Ph.D, menerima tamu yang bersilaturahmi ke kediamannya di Jalan Hasanuddin, Selisun Kecamatan Nunukan. Sementara Wakil Bupati Nunukan, H. Hanafiah, juga menerima tamu di rumah jabatannya di Jalan Ujang Dewa, Sedadap, Nunukan Selatan.
Jubir Pemkab Nunukan, Joned yang meneruskan perintah Bupati Nunukan menjelaskan kepada Radar Tarakan, baik Bupati dan Wakil Bupati hanya menerima tamu di hari pertama Lebaran saja pada Senin (2/5).
Dijelaskan Joned, konsep yang digunakan di Lebaran kali ini, sejatinya bukanlah open house. Namun lebih kepada tetap menerima tamu bagi yang datang berkunjung.
“Ya, statusnya sebenarnya tidak open house, tapi kalau tamu masyarakat datang tentu tetap diterima,” ujar Joned kepada Radar Tarakan.
Itu dilakukan demi tetap menjaga silaturahmi terhadap Bupati dan Wabup dengan masyarakat. Sudah menjadi tradisi dan budaya silaturahmi saat Lebaran Idulfitri dilakukan, itu juga dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin berkunjung bersilaturahmi.
Waktu bersilaturahmi dibuka seharian penuh, tak sedikit pula masyarakat, tokoh agama bahkan juga dari unsur pejabat daerah, datang bersilaturahmi.
“Intinya lebih kepada mempererat silaturahmi. Ibu Bupati Hj. Asmin Laura Hafid dan Wakil Bupati, H. Hanafiah menerima tamu satu harian penuh,” tambah Joned.
Untuk diketahui, larangan open house merupakan arahan dan instruksi dari Presiden RI, Joko Widodo menyusul dengan perkembangan situasi Covid-19 yang terus membaik. Untuk itu, demi mempertahankan kondisi saat ini, Presiden melarang kepala daerah untuk open house. (raw/lim/adv)
Editor : Sopian Hadi