Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

11 Siswa SMK STEMIK Prakerin di PT SKI

Azwar Halim • Selasa, 16 Januari 2018 | 10:11 WIB
11-siswa-smk-stemik-prakerin-di-pt-ski
11-siswa-smk-stemik-prakerin-di-pt-ski

TANJUNG SELOR – Sebanyak 11  siswa SMK STEMIK SP 7 Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah dilepas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara yang diwakili Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Holtikultura Muhammad Mujib untuk mengikuti Praktik Kerja Industri (Prakerin) di PT Sanggam Kahuripan Indonesia (SKI), di Kantor DPU Kaltara, Senin (15/1).


  Kepala SMK STEMIK Tanjung Buka, Jimmy Nasroen,SP,MA mengatakan, kegiatan yang direncanakan berlangsung selama tiga bulan tersebut merupakan angkatan kedua dari kelas XI.


“Selama di PT SKI mereka akan mengikuti kegiatan yang dilakukan perusahaan sawit itu,” ujarnya kepada Radar Kaltara.


Sehingga siswa  yang bersekolah di kawasan tranmigrasi tersebut mendapatkan pengalaman kerja dan daya saing. “Jadi ketika sudah lulus sekolah nanti, mereka sudah siap kerja dan bersaing dengan lulusan sekolah lainnya,” kata dia.


Karena itu, sangat diharapkan kepada semua siswa yang mengikuti kegiatan tahunan tersebut dapat menjalankan semua kewajibannya dengan baik.


“Serap ilmu yang diberikan oleh perusahaan sawit itu dengan baik,” katanya.


Agar, upaya pihak sekolah dalam menyiapkan siap untuk dapat siap kerja dan berdaya saing tak sia-sia.


Dia menambahkan, keberadaan Jimmy di sekolah pinggiran tersebut karena diutus langsung dari Universitas Kalimantan Utara (Unikaltar) untuk membantu jalannya sekolah tersebut.


“Saya pengurus LPPM (lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat) unikaltar yang ditugaskan sebagai pengabdian dosen,” ungkapnya.


Begitu juga dengan guru, sebagian besar merupakan dosen Unikaltar dengan ijazah S2 dan S3. “Biar di daerah terpencil, gurunya sudah S2 dan S3,” sebutnya.


Sementara Ketua Yayasan Mulya Bulungan yang membawahi sekolah SMK STEMIK, Teti Aprilowati SPd merasa bersyukur. Karena upayanya mendirikan sekolah di daerah transmigrasi sudah mendapat respons positif dari dunia usaha dan industri,  salah satunya PT SKI, perusahaan sawit yang beropeasi di Tanjung Palas Tengah itu.


:”Tentu kami bangga dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) anak-anak transmigrasi  dengan bersekolah di SMK yang berdiri sejak tahun 2015 ini.” katanya.


Untuk diketahui, kegiatan ini juga dihadiri Dinas Pendidikan Kaltara, Dinas Transmigrasi Bulungan, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Kalimantan Utara (Unikaltar) dan Seketaris Apkasindo Kaltara, Hendrik.(adv/ana)

Editor : Azwar Halim