Silaturahmi dengan Pecinta Seni Reog Margo Mulyo
TARAKAN - Sosok Ir. Deddy Yevri Hanteru Sitorus, MA semakin familiar dikenal masyarakat Kalimantan Utara khususnya Kota Tarakan. Bahkan dalam beberapa pekan terakhir ia telah beberapa kali diundang oleh para tokoh masyarakat dan juga ketua adat yang ada di Kota Tarakan.
Sebelumnya mendapat anugerah warga kehormatan Tidung Kalimantan, Sabtu (8/9) Deddy kembali mendapat sambutan hangat oleh pimpinan beserta anggota Paguyuban Kesenian Tradisional Reog Margo Mulyo Tarakan melalui acara silaturahmi dan pentas seni tradisional Reog Margo Mulyo yang digelar di Pelataran Gedung Suyono Jl. Flamboyan, Kelurahan Karang Anyar.
Pada acara tersebut, Deddy yang juga bakal calon anggota DPR RI dapil Kaltara dari salah satu partai berkesempatan memperkenalkan diri kepada masyarakat yang hadir memadati arena pentas seni.
Ketua Paguyuban Reog Margo Mulyo, Suprayitno juga memberikan blangkon serta selempang Paguyuban Reog Margo Mulyo sebagai bentuk penghormatan paguyuban kepada Deddy.
Saat ditemui awak media di sela-sela acara Deddy menyampaikan bahwa kehadirannya pada kesempatan tersebut adalah inisiatif dari anggota paguyuban, dan ketika mendengar hal tersebut pihaknya tentu merespons positif.
Menurutnya, hal tersebut adalah satu kesempatan dirinya untuk berbaur dan lebih dekat dengan masyarakat.
“Kegiatan ini adalah hiburan masyarakat ya, namun ketika teman-teman berinisiatif dan meminta saya hadir maka itu sangat baik sekali, mengingat saya juga ingin lebih mengenal dan dikenal oleh semua elemen masyarakat yang ada di kota ini,” tutur Deddy.
Pihaknya mengatakan sudah cukup lama berlalu-lalang di belantara Kaltara mengurus beberapa proyek pembangunan khususnya di daerah perbatasan. Dari pengamatannya, pihaknya cukup kagum dengan keberagaman suku serta budaya yang hidup berdampingan damai di Kota Tarakan bersama dengan kesenian daerah masing-masing yang tetap dijaga.
Menurutnya sangat baik jika kesenian-kesenian daerah diperhatikan dengan memberikan tempat atau wadah agar lebih berkembang dan dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran untuk anak-anak sebagai generasi penerus.
“Saya kira sangat baik jika ke depan ada tempat untuk menunjukkan kreativitas dari masing-masing kesenian dari seluruh suku yang ada di Tarakan, seperti pusat kesenian, yang mana di dalamnya dapat dimanfaatkan untuk pertunjukkan seni,” ungkap Deddy. Dengan demikian lanjutnya, anak-anak bisa belajar langsung tentang budaya, yang mungkin selama ini mereka hanya dapatkan melalui media-media sosial dan lainya.
Menutup pembicaraan dengan awak media, Deddy mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya serta berharap niat tulusnya ingin mengabdi di provinsi termuda ini memperoleh restu serta dukungan dari masyarakat. (dc/har)
Editor : Sopian Hadi