27.1 C
Tarakan
Saturday, December 2, 2023

Support Kebutuhan Listrik Industri, PLN-Kobexindo Cement Tanda Tangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik

PLN siap memasok listrik PT Kobexindo Cement di Kabupaten Kutai Timur. Perjanjian jual beli tenaga listrik ditandatangani oleh General Manager PLN UIW Kaltimra, Saleh Siswanto bersama dengan pimpinan PT Kobexindo Cement, Xie Yerong, di Balikpapan, Selasa (28/09).

 

Secara daring, acara ini juga dihadiri oleh Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, M. Ikbal Nur.

 

Dalam komitmen jual beli tenaga listrik yang tertuang dalam Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL), kedua belah pihak sepakat atas pasokan listrik PLN  untuk pabrik semen milik PT Kobexindo Cement dengan daya 50 MVA. Dalam SPJBTL tersebut tertuang  penggunaan kWh minimum berkisar 4 juta kWh, dengan Rupiah minimum 4 miliar per bulan. PT Kobexindo Cement sendiri merupakan pelanggan tegangan tinggi pertama di Kalimantan Timur.

 

Sistem Kelistrikan Interkoneksi Kalimantan pada Sistem Mahakam saat ini memiliki daya mampu sebesar  856 MW dengan beban puncak  505 MW. Dengan tambahan daya dari Sistem Barito (Kalimantan Selatan) sebesar 22.5 MW, terdapat surplus  373 MW yang siap disalurkan kepada pelanggan-pelanggan baru. 

Baca Juga :  Strategi Wedding Organizer Bertahan di Masa Pandemi

 

Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan M. Ikbal Nur mengatakan bahwa surplus daya merupakan wujud kesiapan PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. 

Hal ini tentunya sejalan dengan program pemerintah Republik Indonesia terkait  percepatan pertumbuhan ekonomi dan ketahanan industri dalam negeri.

 

“Saya meyakini pasokan listrik yang melimpah merupakan motor penggerak roda ekonomi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Melalui surplus daya yang ada, PLN siap memberikan solusi energi terbaik bagi pelanggan khususnya segmen Industri dan bisnis,” ujar Ikbal.

 

Senada, General Manager PLN UIW Kaltimra, Saleh Siswanto mengatakan bahwa PLN Kaltimra terus berupaya memperkuat sistem kelistrikan guna memberikan dukungan yang lebih luas bagi seluruh segmen pelanggan. 

Baca Juga :  Jelang Pemilu, Kegiatan Baznas Harus Steril

Terlebih, Kalimantan Timur merupakan calon Ibu Kota Negara baru (IKN), dimana kedepannya industri dan sentra ekonomi akan kian menjamur.

 

“Kami ingin ikut serta dalam pengembangan industri yang terus bertumbuh melalui pasokan tenaga listrik yang andal. Kami siap memperluas dukungan kepada sektor kawasan industri dan sentra perekonomian  di calon IKN agar tumbuh bersama demi Indonesia yang lebih baik,” kata Saleh.

 

Dengan memanfaatkan listrik PLN, pelanggan dapat menghemat biaya operasional jika dibandingkan dengan penggunaan genset. Melalui keandalan pasokan listrik, pelanggan bisa lebih fokus untuk mengelola bisnisnya  agar semakin maju dan berkembang.

 

 

“PLN siap berkolaborasi, tumbuh dan berkembang bersama industri Indonesia guna menggerakkan roda perekonomian bangsa. Untuk itu kami sampaikan kepada para investor, jangan ragu untuk menggunakan listrik PLN. Anda urus bisnisnya, kami urus listriknya,” tutup Saleh. (adv/har)

 

PLN siap memasok listrik PT Kobexindo Cement di Kabupaten Kutai Timur. Perjanjian jual beli tenaga listrik ditandatangani oleh General Manager PLN UIW Kaltimra, Saleh Siswanto bersama dengan pimpinan PT Kobexindo Cement, Xie Yerong, di Balikpapan, Selasa (28/09).

 

Secara daring, acara ini juga dihadiri oleh Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan PLN, M. Ikbal Nur.

 

Dalam komitmen jual beli tenaga listrik yang tertuang dalam Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL), kedua belah pihak sepakat atas pasokan listrik PLN  untuk pabrik semen milik PT Kobexindo Cement dengan daya 50 MVA. Dalam SPJBTL tersebut tertuang  penggunaan kWh minimum berkisar 4 juta kWh, dengan Rupiah minimum 4 miliar per bulan. PT Kobexindo Cement sendiri merupakan pelanggan tegangan tinggi pertama di Kalimantan Timur.

 

Sistem Kelistrikan Interkoneksi Kalimantan pada Sistem Mahakam saat ini memiliki daya mampu sebesar  856 MW dengan beban puncak  505 MW. Dengan tambahan daya dari Sistem Barito (Kalimantan Selatan) sebesar 22.5 MW, terdapat surplus  373 MW yang siap disalurkan kepada pelanggan-pelanggan baru. 

Baca Juga :  Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan

 

Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan M. Ikbal Nur mengatakan bahwa surplus daya merupakan wujud kesiapan PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. 

Hal ini tentunya sejalan dengan program pemerintah Republik Indonesia terkait  percepatan pertumbuhan ekonomi dan ketahanan industri dalam negeri.

 

“Saya meyakini pasokan listrik yang melimpah merupakan motor penggerak roda ekonomi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Melalui surplus daya yang ada, PLN siap memberikan solusi energi terbaik bagi pelanggan khususnya segmen Industri dan bisnis,” ujar Ikbal.

 

Senada, General Manager PLN UIW Kaltimra, Saleh Siswanto mengatakan bahwa PLN Kaltimra terus berupaya memperkuat sistem kelistrikan guna memberikan dukungan yang lebih luas bagi seluruh segmen pelanggan. 

Baca Juga :  Programnya Sudah Dikenal, Masyarakat Malinau Dukung ZIYAP

Terlebih, Kalimantan Timur merupakan calon Ibu Kota Negara baru (IKN), dimana kedepannya industri dan sentra ekonomi akan kian menjamur.

 

“Kami ingin ikut serta dalam pengembangan industri yang terus bertumbuh melalui pasokan tenaga listrik yang andal. Kami siap memperluas dukungan kepada sektor kawasan industri dan sentra perekonomian  di calon IKN agar tumbuh bersama demi Indonesia yang lebih baik,” kata Saleh.

 

Dengan memanfaatkan listrik PLN, pelanggan dapat menghemat biaya operasional jika dibandingkan dengan penggunaan genset. Melalui keandalan pasokan listrik, pelanggan bisa lebih fokus untuk mengelola bisnisnya  agar semakin maju dan berkembang.

 

 

“PLN siap berkolaborasi, tumbuh dan berkembang bersama industri Indonesia guna menggerakkan roda perekonomian bangsa. Untuk itu kami sampaikan kepada para investor, jangan ragu untuk menggunakan listrik PLN. Anda urus bisnisnya, kami urus listriknya,” tutup Saleh. (adv/har)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru