alexametrics
26.7 C
Tarakan
Thursday, August 11, 2022

CIQS- Karantina Pertanian Tarakan Tinjau Progres Pembangunan PLBN Labang

NUNUKAN – Kepala Karantina Pertanian Tarakan, A. M. Alfian bersama Kepala Kesehatan Pelabuhan, Kepala Karantina Ikan Tarakan, Kepala Imigrasi dan Bea Cukai Nunukan memantau progres pengerjaan pengembangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Labang, Senin (26/7).

Satu-satunya beranda perbatasan NKRI yang dilintasi jalur sungai, PLBN Labang berada di Kecamatan Lumbis Pansiangan Kabupaten Nunukan. Membutuhkan waktu setidaknya 4 jam via sungai dari Desa Mansalong, Kabupaten Nunukan untuk sampai di PLBN ini.

Dalam kunjungan tersebut, Alfian bersama jajaran CIQS berkesempatan meninjau area kedatangan, keberangkatan serta ruangan dari CIQ (Custom, Immigration, Quarantine) serta instansi lain, areal perkantoran dan wisma untuk pegawai yang bertugas di PLBN.

Baca Juga :  Ketua Tim: Pendaftaran Hari Ini Resmi Kami Buka

Ia berupaya agar ke depannya Petugas Custom Immigration Quarantine Security (CIQS) dan stakeholder di PLBN ini dapat bersinergi di lapangan terkait tugas pokok dan fungsi masing-masing sehingga realisasi di lapangan dapat terjalin dengan baik dalam penanganan permasalahan perbatasan khususnya di wilayah Labang dan sekitarnya.

“PLBN ini adalah salah satu representasi kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat perbatasan. Dari hasil pemaparan yang dilakukan penanggung jawab proyek, hingga saat ini progres fisik telah mencapai 48 persen dan diperkirakan rampung bulan November tahun ini. Peninjauan ini dimaksud sebagai langkah meningkatkan sinergi dengan stakeholder dan sebagai dasar penentuan personil CIQS yang akan ditugaskan di PLBN Labang,” ungkap Alfian.

Baca Juga :  Bharaduta FC Kunci Peringkat 3, Saliwu FC vs Ikapi FC Bertemu di Final

Pada kesempatan yang sama, Kepala Karantina Pertanian Tarakan juga ikut berpartisipasi dalam lawatan kerja JKK Sosek Malindo (Jawatan Kuasa Kerja, Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia) dan MKN Sabah (Majelis Keselamatan Negara) sebagai delegasi Malaysia di Labang.

Lawatan oleh pihak Malaysia juga dimaksud untuk meninjau lokasi pembangunan lokasi PLBN Labang.

Pertemuan ini diharapkan dapat membangun sinergi antara dua negara Indonesia dan Malaysia, khususnya mempermudah aktivitas legal masyarakat di perbatasan Labang, Kalimantan Utara sesuai dengan perjanjian kedua negara, Sosek Malindo.(*)

NUNUKAN – Kepala Karantina Pertanian Tarakan, A. M. Alfian bersama Kepala Kesehatan Pelabuhan, Kepala Karantina Ikan Tarakan, Kepala Imigrasi dan Bea Cukai Nunukan memantau progres pengerjaan pengembangan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Labang, Senin (26/7).

Satu-satunya beranda perbatasan NKRI yang dilintasi jalur sungai, PLBN Labang berada di Kecamatan Lumbis Pansiangan Kabupaten Nunukan. Membutuhkan waktu setidaknya 4 jam via sungai dari Desa Mansalong, Kabupaten Nunukan untuk sampai di PLBN ini.

Dalam kunjungan tersebut, Alfian bersama jajaran CIQS berkesempatan meninjau area kedatangan, keberangkatan serta ruangan dari CIQ (Custom, Immigration, Quarantine) serta instansi lain, areal perkantoran dan wisma untuk pegawai yang bertugas di PLBN.

Baca Juga :  Bharaduta FC Kunci Peringkat 3, Saliwu FC vs Ikapi FC Bertemu di Final

Ia berupaya agar ke depannya Petugas Custom Immigration Quarantine Security (CIQS) dan stakeholder di PLBN ini dapat bersinergi di lapangan terkait tugas pokok dan fungsi masing-masing sehingga realisasi di lapangan dapat terjalin dengan baik dalam penanganan permasalahan perbatasan khususnya di wilayah Labang dan sekitarnya.

“PLBN ini adalah salah satu representasi kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat perbatasan. Dari hasil pemaparan yang dilakukan penanggung jawab proyek, hingga saat ini progres fisik telah mencapai 48 persen dan diperkirakan rampung bulan November tahun ini. Peninjauan ini dimaksud sebagai langkah meningkatkan sinergi dengan stakeholder dan sebagai dasar penentuan personil CIQS yang akan ditugaskan di PLBN Labang,” ungkap Alfian.

Baca Juga :  PPK Nilai Pelaut Kaltara Belum Sejahtera

Pada kesempatan yang sama, Kepala Karantina Pertanian Tarakan juga ikut berpartisipasi dalam lawatan kerja JKK Sosek Malindo (Jawatan Kuasa Kerja, Sosial Ekonomi Malaysia-Indonesia) dan MKN Sabah (Majelis Keselamatan Negara) sebagai delegasi Malaysia di Labang.

Lawatan oleh pihak Malaysia juga dimaksud untuk meninjau lokasi pembangunan lokasi PLBN Labang.

Pertemuan ini diharapkan dapat membangun sinergi antara dua negara Indonesia dan Malaysia, khususnya mempermudah aktivitas legal masyarakat di perbatasan Labang, Kalimantan Utara sesuai dengan perjanjian kedua negara, Sosek Malindo.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/