alexametrics
27.7 C
Tarakan
Wednesday, August 17, 2022

PT PKN Produksi Paving dan Batako Berkualitas

TANJUNG SELOR – Selain bergerak di bidang pertambangan, PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) memiliki banyak kegiatan lain di wilayah Kabupaten Bulungan. Salah satunya pembuatan paving dan batako.

Kepala Pabrik Pesona Agri Khatulistiwa (PAK) Beton, Fadli mengatakan, pembuatan paving dan batako yang memiliki kualitas tinggi ini sudah berjalan beberapa tahun. Awalnya pabrik pembuatan di samping Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT. Sumber Alam Sekurau (SAS).

“Kami pindah ke sini (Bukit Indah) baru sekitar dua tahun. Materialnya menggunakan limbah FABA (Fly Ash dan Bottom Ash) batu bara,” ujar Fadli kepada Radar Kaltara saat ditemui di lokasi pengolahan, Rabu (27/7).

Dijelaskannya, pembuatan paving dan batako ini menggunakan tiga bahan dasar, yakni FABA, sirtu dan semen. Untuk hasil produksinya, campuran satu sak semen itu bisa menghasilkan sekitar 80 biji batako 02 yang ukuran tebalnya 8 cm, tinggi 19 cm dan lebar 29 cm.

Baca Juga :  Jajaran Direksi dan Dewas BPJAMSOSTEK Tandatangani Pakta Integritas

“Untuk paving itu dalam sehari kita bisa hasilkan 1.000 biji, sedangkan batako sekitar 500 biji per hari. Tapi ini juga kita akan menyesuaikan dengan material,” sebutnya.

Berbicara soal kualitas, Fadli mengatakan bahwa dari sisi kekuatan sudah diuji tekanan di Dinas PU. Hasilnya, batako dan paving ini dapat menahan beban 5 ton.

Sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap pemberdayaan masyarakat, kegiatan ini juga melibatkan masyarakat lokal untuk ikut dipekerjakan. Dari yayasan hanya tiga orang yang dilibatkan di sini, sisanya semua dari masyarakat setempat.

Adapun hasilnya sudah dipasarkan hingga ke luar, hingga ke Tanjung Selor. Tapi untuk saat ini masih banyak untuk pemenuhan kebutuhan di daerah setempat dan masih banyak juga pesanan paving dan batako yang masih harus dipenuhi.

Baca Juga :  “Kaltara Rumah Kita” Hakikat Budaya Bangsa

“Per biji batako 02 dihargai Rp 3.500, sedangkan paving Rp 2.700 per biji. Alhamdulillah kalau bicara soal minat masyarakat, ini cukup tinggi,” katanya.

Salah satu bangunan yang menggunakan batako dan paving dari PAK Beton ini adalah asrama putri (aspuri) Lemlaisuri yang dibangun oleh PT. PKN di Sabanar Lama, Tanjung Selor, Bulungan yang baru diresmikan Gubernur Kaltara pada Selasa (26/7) lalu. (iwk)

TANJUNG SELOR – Selain bergerak di bidang pertambangan, PT. Pesona Khatulistiwa Nusantara (PKN) memiliki banyak kegiatan lain di wilayah Kabupaten Bulungan. Salah satunya pembuatan paving dan batako.

Kepala Pabrik Pesona Agri Khatulistiwa (PAK) Beton, Fadli mengatakan, pembuatan paving dan batako yang memiliki kualitas tinggi ini sudah berjalan beberapa tahun. Awalnya pabrik pembuatan di samping Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT. Sumber Alam Sekurau (SAS).

“Kami pindah ke sini (Bukit Indah) baru sekitar dua tahun. Materialnya menggunakan limbah FABA (Fly Ash dan Bottom Ash) batu bara,” ujar Fadli kepada Radar Kaltara saat ditemui di lokasi pengolahan, Rabu (27/7).

Dijelaskannya, pembuatan paving dan batako ini menggunakan tiga bahan dasar, yakni FABA, sirtu dan semen. Untuk hasil produksinya, campuran satu sak semen itu bisa menghasilkan sekitar 80 biji batako 02 yang ukuran tebalnya 8 cm, tinggi 19 cm dan lebar 29 cm.

Baca Juga :  Nelayan di Kecamatan Ini Terima Bantuan Rp 4,2 M

“Untuk paving itu dalam sehari kita bisa hasilkan 1.000 biji, sedangkan batako sekitar 500 biji per hari. Tapi ini juga kita akan menyesuaikan dengan material,” sebutnya.

Berbicara soal kualitas, Fadli mengatakan bahwa dari sisi kekuatan sudah diuji tekanan di Dinas PU. Hasilnya, batako dan paving ini dapat menahan beban 5 ton.

Sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap pemberdayaan masyarakat, kegiatan ini juga melibatkan masyarakat lokal untuk ikut dipekerjakan. Dari yayasan hanya tiga orang yang dilibatkan di sini, sisanya semua dari masyarakat setempat.

Adapun hasilnya sudah dipasarkan hingga ke luar, hingga ke Tanjung Selor. Tapi untuk saat ini masih banyak untuk pemenuhan kebutuhan di daerah setempat dan masih banyak juga pesanan paving dan batako yang masih harus dipenuhi.

Baca Juga :  Indahnya Berbagi Bersama Baznas Tarakan

“Per biji batako 02 dihargai Rp 3.500, sedangkan paving Rp 2.700 per biji. Alhamdulillah kalau bicara soal minat masyarakat, ini cukup tinggi,” katanya.

Salah satu bangunan yang menggunakan batako dan paving dari PAK Beton ini adalah asrama putri (aspuri) Lemlaisuri yang dibangun oleh PT. PKN di Sabanar Lama, Tanjung Selor, Bulungan yang baru diresmikan Gubernur Kaltara pada Selasa (26/7) lalu. (iwk)

Most Read

Artikel Terbaru

/