alexametrics
26.7 C
Tarakan
Thursday, August 11, 2022

Melalui Dana Pemprov, 6 Mustahik Umrah

TARAKAN – Enam mustahik utusan Baznas Tarakan mendapat jatah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk melakukan ibadah umrah. Mereka yang direkomendasikan Baznas Tarakan ke Tanah Suci itu masing-masing berjumlah dua orang dari kategori mualaf, marbot masjid dan guru ngaji. Sementara sisanya tercatat sebagai karyawan Baznas Tarakan.

Marbot masjid yang dimaksud adalah muadzin dan petugas kebersihan masjid. “Untuk guru ngaji tadinya dua orang juga, tetapi ternyata yang seorangnya sudah meninggal dunia setelah proses pengusulan. Seluruh biaya umrah ini bersumber dari Pemprov Kaltara,” ungkap Ketua Pelaksana Baznas Tarakan, Syamsi Sarman kepada Radar Tarakan.

Pegiat zakat yang juga Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tarakan ini mengharapkan kesempatan yang didapatkan para mustahik tersebut akan ada lagi di tahun berikutnya. “Mudah-mudahan di tahun-tahun mendatang ada lagi, baik melalui anggaran Pemprov Kaltara maupun melalui Pemkot Tarakan. Sebetulnya bisa juga dari perorangan. Kalau ada dermawan muslim yang bekenan meng-umrahkan kaum duafa, tentu si miskin itu akan sangat bahagia sekali,” harap Syamsi Sarman. “Sesuatu yang tidak pernah terbayangkan olehnya tetapi bisa ia dapatkan atas kebaikan dan kemuliaan hati seseorang. Mudah-mudahan ini akan membuka hati para muzaki dan donatur muslim,” tambah dia. (baztrk/adv/sur)

Baca Juga :  Program Kerja ZIYAP, Peduli Nasib Masyarakat

 

TARAKAN – Enam mustahik utusan Baznas Tarakan mendapat jatah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) untuk melakukan ibadah umrah. Mereka yang direkomendasikan Baznas Tarakan ke Tanah Suci itu masing-masing berjumlah dua orang dari kategori mualaf, marbot masjid dan guru ngaji. Sementara sisanya tercatat sebagai karyawan Baznas Tarakan.

Marbot masjid yang dimaksud adalah muadzin dan petugas kebersihan masjid. “Untuk guru ngaji tadinya dua orang juga, tetapi ternyata yang seorangnya sudah meninggal dunia setelah proses pengusulan. Seluruh biaya umrah ini bersumber dari Pemprov Kaltara,” ungkap Ketua Pelaksana Baznas Tarakan, Syamsi Sarman kepada Radar Tarakan.

Pegiat zakat yang juga Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tarakan ini mengharapkan kesempatan yang didapatkan para mustahik tersebut akan ada lagi di tahun berikutnya. “Mudah-mudahan di tahun-tahun mendatang ada lagi, baik melalui anggaran Pemprov Kaltara maupun melalui Pemkot Tarakan. Sebetulnya bisa juga dari perorangan. Kalau ada dermawan muslim yang bekenan meng-umrahkan kaum duafa, tentu si miskin itu akan sangat bahagia sekali,” harap Syamsi Sarman. “Sesuatu yang tidak pernah terbayangkan olehnya tetapi bisa ia dapatkan atas kebaikan dan kemuliaan hati seseorang. Mudah-mudahan ini akan membuka hati para muzaki dan donatur muslim,” tambah dia. (baztrk/adv/sur)

Baca Juga :  Sosialisasikan Program ke Tenaga Non ASN Rumkital Ilyas Tarakan

 

Most Read

Wedang Uwuh

Air Menyembur di Bagian Mesin Lampu

Artikel Terbaru

/