alexametrics
28.7 C
Tarakan
Friday, August 19, 2022

RSUD Nunukan Tingkatkan Pelayanan dengan Transformasi Digital

NUNUKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nunukan melakukan kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Nunukan dan PT. Medika Digital Nusantara (MDN), dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat dan pegawai berbasis teknologi digital, di Ruang Pertemuan RSUD Nunukan, Jumat (15/7).

Penandatanganan kerja sama yang dilakukan oleh Direktur Utama RSUD Nunukan dr. Dulman, Branch Manager BSI KCP Nunukan, Rudy Nur Muchlis Hamdani dan Direktur Manajemen Operasional Bisnis dan Klinis ( MORBIS ) PT. MDN, Azmiansyah ini tentang perjanjian layanan jasa perbankan, pengadaan dan pengembangan sistem informasi manajemen rumah sakit.

Direktur Utama RSUD Nunukan, dr. Dulman mengatakan, kerja sama yang dilakukan dalam rangka menghasilkan kinerja dan mutu kerja yang lebih baik ini diharapkan rumah sakit tidak bisa lepas untuk selalu melakukan pengembangan dan penyempurnaan sistem khususnya pengembangan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dengan sebutan MORBIS (Manajemen Operasional Bisnis dan Klinis ).

Baca Juga :  Astra Motor Kaltim 1 Berbagi Tips Memodifikasi Sepeda Motor yang Aman

” Kerja sama yang dimudahkan itu, sistem manajemen, kepegawaian dan sistem pengelolaan keuangan. Sehingga penanganannya lebih cepat dan transparansi,” kata Dulman.

Lanjutnya, produk MORBIS merupakan aplikasi berbasis web dengan arsitektur client server, dimana aplikasi ini fully integrated antara satu modul dengan modul lainnya yang bertujuan untuk mengelola kompleksitas proses-proses yang berlangsung di rumah sakit baik secara internal maupun eksternal.

Sehingga manajemen rumah sakit memiliki sistem yang dapat meningkatkan pelayanannya secara nyata.

” Dengan aplikasi ini, pasien rumah sakit lebih termudahkan dalam mendapatkan pelayanan baik pelayanan poli klinik atau di UGD. Jadi Aplikasi berbasis website ini full integrasi satu dengan lainnya dengan tujuan proses proses yang terjadi di RSUD maupun eksternal dan internal itu bisa terintegrasi sehingga rumah sakit bisa meningkatkan pelayanannya,” jelasnya.

Sementara, Branch Manager BSI KCP Nunukan, Rudy Nur Muchlis Hamdani mengatakan, kerja sama ini adalah komitmen BSI dalam memberikan pelayanan dan servis untuk RSUD Nunukan dengan harapan memberikan kemudahan rumah sakit dalam meningkatkan pelayanannya.

Baca Juga :  Plt Wali Kota Canangkan Tarakan Kota Sadar Zakat

” Ini kita BSI bekerja sama dengan MORBIS untuk membangun satu sistem informasi rumah sakit yang transparansi dan memudahkan pagawai rumah sakit,” ucapnya.
Diakui Rudy, kerja sama ini merupakan yang pertama di Kalimantan.

Diharapkan rumah sakit lainnya bisa mengikuti jejak RSUD Nunukan, karena dengan sistem ini nantinya akan memberikan kemudahan, akuntabel dan transparansi untuk pelayanan yang terbaik.

” Harapan kami rumah sakit bisa menjadi mitra yang baik dan dapat memberikan pelayanan yang baik pula. Dan kami harapkan semua rumah sakit di Kalimantan bisa menjadi mitra. Karena hal ini memberikan dampak kebaikan, khususnya rumah sakit sendiri, manajemen maupun stakeholder yang ada di rumah sakit,” tutupnya. (adv/chm/ana)

NUNUKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nunukan melakukan kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Nunukan dan PT. Medika Digital Nusantara (MDN), dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat dan pegawai berbasis teknologi digital, di Ruang Pertemuan RSUD Nunukan, Jumat (15/7).

Penandatanganan kerja sama yang dilakukan oleh Direktur Utama RSUD Nunukan dr. Dulman, Branch Manager BSI KCP Nunukan, Rudy Nur Muchlis Hamdani dan Direktur Manajemen Operasional Bisnis dan Klinis ( MORBIS ) PT. MDN, Azmiansyah ini tentang perjanjian layanan jasa perbankan, pengadaan dan pengembangan sistem informasi manajemen rumah sakit.

Direktur Utama RSUD Nunukan, dr. Dulman mengatakan, kerja sama yang dilakukan dalam rangka menghasilkan kinerja dan mutu kerja yang lebih baik ini diharapkan rumah sakit tidak bisa lepas untuk selalu melakukan pengembangan dan penyempurnaan sistem khususnya pengembangan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dengan sebutan MORBIS (Manajemen Operasional Bisnis dan Klinis ).

Baca Juga :  Baznas dan BNI Syariah Programkan Berzakat Online

” Kerja sama yang dimudahkan itu, sistem manajemen, kepegawaian dan sistem pengelolaan keuangan. Sehingga penanganannya lebih cepat dan transparansi,” kata Dulman.

Lanjutnya, produk MORBIS merupakan aplikasi berbasis web dengan arsitektur client server, dimana aplikasi ini fully integrated antara satu modul dengan modul lainnya yang bertujuan untuk mengelola kompleksitas proses-proses yang berlangsung di rumah sakit baik secara internal maupun eksternal.

Sehingga manajemen rumah sakit memiliki sistem yang dapat meningkatkan pelayanannya secara nyata.

” Dengan aplikasi ini, pasien rumah sakit lebih termudahkan dalam mendapatkan pelayanan baik pelayanan poli klinik atau di UGD. Jadi Aplikasi berbasis website ini full integrasi satu dengan lainnya dengan tujuan proses proses yang terjadi di RSUD maupun eksternal dan internal itu bisa terintegrasi sehingga rumah sakit bisa meningkatkan pelayanannya,” jelasnya.

Sementara, Branch Manager BSI KCP Nunukan, Rudy Nur Muchlis Hamdani mengatakan, kerja sama ini adalah komitmen BSI dalam memberikan pelayanan dan servis untuk RSUD Nunukan dengan harapan memberikan kemudahan rumah sakit dalam meningkatkan pelayanannya.

Baca Juga :  Ketua PSSI Nunukan Dukung Penuh Amanah Cup

” Ini kita BSI bekerja sama dengan MORBIS untuk membangun satu sistem informasi rumah sakit yang transparansi dan memudahkan pagawai rumah sakit,” ucapnya.
Diakui Rudy, kerja sama ini merupakan yang pertama di Kalimantan.

Diharapkan rumah sakit lainnya bisa mengikuti jejak RSUD Nunukan, karena dengan sistem ini nantinya akan memberikan kemudahan, akuntabel dan transparansi untuk pelayanan yang terbaik.

” Harapan kami rumah sakit bisa menjadi mitra yang baik dan dapat memberikan pelayanan yang baik pula. Dan kami harapkan semua rumah sakit di Kalimantan bisa menjadi mitra. Karena hal ini memberikan dampak kebaikan, khususnya rumah sakit sendiri, manajemen maupun stakeholder yang ada di rumah sakit,” tutupnya. (adv/chm/ana)

Most Read

Artikel Terbaru

/