alexametrics
25.5 C
Tarakan
Monday, August 15, 2022

PLN , DPD RI dan Pemprov Bersinergi Demi Percepatan Rasio Elektrifikasi Kaltim

SAMARINDA – PLN hadir dalam diskusi bersama DPD RI dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, di Samarinda, Rabu (15/04).

Pertemuan ini diinisiasi oleh DPD RI untuk bersama mencari solusi terkait percepatan penyelesaian proyek ketenagalistrikan di Kalimantan Timur guna meningkatkan laju rasio elektrifikasi (RE), khususnya di daerah rdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Hadir dalam pimpinan ini Wakil Komite II DPD RI Lukky Semen, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi, Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Kementrian ESDM, bersama General Manager PLN UIW Kaltimra Saleh Siswanto.

Disampaikan oleh Saleh Siswanto, General Manager PLN UIW Kaltimra, bahwa roadmap PLN untuk melistriki 100 persen desa di Kalimantan Timur ditargetkan akan selesai pada 2024.

Baca Juga :  Semangat Berbagi Iduladha, YBM PLN Tebar Kebaikan hingga Pelosok Negeri

“Per Juni 2022, kami telah melistriki 839 dari 1038 desa yang ada di Kaltim. Sisanya, 199 ditargetkan berlistrik pada tahun 2024”, jelas Saleh.

Untuk rancangannya sendiri, lanjut Saleh, rencananya 150 desa akan dilistriki PLN dan 49 desa diantaranya akan dibangun PLTS komunal.

Dijelaskan pula olehnya, bahwa dalam upaya melistriki daerah 3T diperlukan koordinasi intens dan dukungan pemerintah daerah, utamanya terkait kondisi geografis dan akses jalan yang belum memadai.

Tak terkecuali terkait anggaran, dimana ada Penyertaan Modal Negara (PMN) dalam pembangunan jaringan listrik baru.

Sementara untuk perluasan jaringan yang sudah ada, PLN akan merampungkannya dengan anggaran PLN.

Menanggapi hal tersebut, mewakili DPD RI, Lukky menyatakan komitmen untuk sepenuhnya mendukung upaya-upaya peningkatan percepatan RE Kaltim.

Baca Juga :  Sah! Pegadaian Jadi Pelopor Industri Keuangan 4.0

Atas aspirasi yang dibutuhkan PLN dalam persetujuan PMN, Lukky akan membawa hasil diskusi ini ke ranah pusat.

Serupa, Wakil Gubernur Hadi Mulyadi juga siap mendukung PLN dalam menuntaskan masalah teknis di lapangan. Ia pun menghimbau jajaran Bupati untuk turut proaktif.

“Kami memahami bahwa kondisi geografis merupakan salah satu tantangan utama dalam melisriki, dan ini menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, PLN dan para pemangku kepentingan lainnya untuk bersinergi mengurai kendala dan mencari solusinya”, kata Wagub Hadi.(*)

SAMARINDA – PLN hadir dalam diskusi bersama DPD RI dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, di Samarinda, Rabu (15/04).

Pertemuan ini diinisiasi oleh DPD RI untuk bersama mencari solusi terkait percepatan penyelesaian proyek ketenagalistrikan di Kalimantan Timur guna meningkatkan laju rasio elektrifikasi (RE), khususnya di daerah rdepan, terluar dan tertinggal (3T).

Hadir dalam pimpinan ini Wakil Komite II DPD RI Lukky Semen, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi, Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Kementrian ESDM, bersama General Manager PLN UIW Kaltimra Saleh Siswanto.

Disampaikan oleh Saleh Siswanto, General Manager PLN UIW Kaltimra, bahwa roadmap PLN untuk melistriki 100 persen desa di Kalimantan Timur ditargetkan akan selesai pada 2024.

Baca Juga :  Gerak Cepat PLN Percepat Penormalan Listrik di Kota Tarakan Pasca Cuaca Ekstrem

“Per Juni 2022, kami telah melistriki 839 dari 1038 desa yang ada di Kaltim. Sisanya, 199 ditargetkan berlistrik pada tahun 2024”, jelas Saleh.

Untuk rancangannya sendiri, lanjut Saleh, rencananya 150 desa akan dilistriki PLN dan 49 desa diantaranya akan dibangun PLTS komunal.

Dijelaskan pula olehnya, bahwa dalam upaya melistriki daerah 3T diperlukan koordinasi intens dan dukungan pemerintah daerah, utamanya terkait kondisi geografis dan akses jalan yang belum memadai.

Tak terkecuali terkait anggaran, dimana ada Penyertaan Modal Negara (PMN) dalam pembangunan jaringan listrik baru.

Sementara untuk perluasan jaringan yang sudah ada, PLN akan merampungkannya dengan anggaran PLN.

Menanggapi hal tersebut, mewakili DPD RI, Lukky menyatakan komitmen untuk sepenuhnya mendukung upaya-upaya peningkatan percepatan RE Kaltim.

Baca Juga :  Bisnis dan Industri Kembali bergairah, Penjualan PLN Kaltimra Naik 8 Persen

Atas aspirasi yang dibutuhkan PLN dalam persetujuan PMN, Lukky akan membawa hasil diskusi ini ke ranah pusat.

Serupa, Wakil Gubernur Hadi Mulyadi juga siap mendukung PLN dalam menuntaskan masalah teknis di lapangan. Ia pun menghimbau jajaran Bupati untuk turut proaktif.

“Kami memahami bahwa kondisi geografis merupakan salah satu tantangan utama dalam melisriki, dan ini menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, PLN dan para pemangku kepentingan lainnya untuk bersinergi mengurai kendala dan mencari solusinya”, kata Wagub Hadi.(*)

Most Read

Artikel Terbaru

/